Faktor Alam, Tantantan Program SOA Barang di Kaltara

Salah satu kendala utama yang dihadapi dalam pelaksanaan program subsidi ongkos angkut barang (SOA) di Kalimantan Utara.

Faktor Alam, Tantantan Program SOA Barang di Kaltara
(HO/DISPERINDAGKOP KALTARA)
Distribusi SOA Barang menggunakan perahu di Bahau Hulu, Kabupaten Malinau. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Salah satu kendala utama yang dihadapi dalam pelaksanaan program subsidi ongkos angkut barang (SOA) di Kalimantan Utara adalah sulitnya akses menuju titik distribusi.

Rayan Ferry, Staf Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop Kalimantan Utara mengatakan, tantangan utama tentu  daerah yang menggunakan jalur sungai. Perahu long boat harus berjibaku dengan sulitnya giram di hulu-hulu sungai.

Distribusi ke Kecamatan Pujungan dan Kecamatan Bahau Hulu diawali dengan perjalanan dari Tanjung Selor. Sebab jarak tempuhnya lebih dekat ketimbang dari Malinau Kota.

"Kalau air normal, dari Tanjung Selor ke Pujungan membutuhkan waktu 2 hari. Kemudian ditambah perjalanan 3 jam untuk tembus ke Bahau Hulu," sebut Rayan mendampingi Kepala Disperindagkop Kalimantan Utara Hartono, saat disua Tribunkaltim.co, Rabu (24/4/2019).

Jika sedang kemarau, praktis perahu long boat tidak bisa masuk ke Bahau Hulu.

"Kalau melansir dengan perahu-perahu kecil, resikonya juga terlalu besar. Ketika air bersahabat, bisa dilalui, saat itulah kita up supaya bisa masuk ke lokasi tujuan. Air terlalu besar juga tidak bisa, terlalu kecil juga tidak bisa," ujarnya.

Rayan mengatakan, untuk mengejar waktu, biasanya ketika akan melalui giram, barang angkutan long boat diturunkan agar long boat bisa lolos.

"Kalau tetap diangkut, bahaya karena barang bisa basa. Artinya kita antisipasi dengan cara barang harus diturunkan dulu ke darat dan kalau sudah lewat giram, dinaikkan lagi ke long boat," ujarnya.

Akses-akses yang sulit ini juga dijumpai untuk distribusi ke daerah-daerah perbatasan Nunukan seperti Lumbis Ogong, Seimanggaris, dan lainnya.

"Kalau ke Long Bawan, Krayan, pakai pesawat dari Nunukan. Di sana nanti didistribusikan ke lima kecamatan lainnya lewat darat maupun sungai," sebutnya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved