Pemilu 2019

Mahfud MD Ungkap Pembicaraan saat Bertemu JK dan Belasan Ormas Islam; UU Pemilu Bakal Diubah?

Ia mengatakan pada pertemuan yang digelar di kediaman dinas Wapres RI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, itu membahas Pemilu 2019.

KOMPAS.com/ MOH NADLIR
Wakil Presiden Jusuf Kalla ketika ditemui di kantor wakil presiden RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (6/2/2018). 

"Secepatnya, di awal pemerintahan, jangan di ujung, nanti tawar menawar lagi, diawal saja tahun 2020 sudah diubah undang-undang penyelenggaraan pemilu itu," pungkasnya.

Lihat videonya di menit ke 4.05:

Sementara itu, JK yang diwawancarai seusai pertemuan di rumahnya juga menuturkan pembahasan mengenai pertemuan kedua kubu capres, Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo Subianto.

Dikutip dari Tribunnews.com, JK mengatakan pada rapat itu bersepakat Jokowi dan Prabowo harus segera melakukan pertemuan pasca pilpres.

Menurutnya, hal itu baik dilakukan sebagai penyelesaian pemilu.

"Dan juga tentu diharapkan tadi makin cepat (pertemuan) makin baik apabila Pak Jokowi dapat bertemu dengan pak Prabowo. Itu kita semua mendukung apabila ada rekonsiliasi seperti itu," ujar JK saat konferensi pers di kediaman dinas Wapres RI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2019).

Wakil presiden Jusuf Kalla dan sejumlah petinggi ormas serta tokoh muslim, melakukan konferensi pers usai silaturahim pasca pemilu 2019, di kediaman dinas Wapres RI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2019).
Wakil presiden Jusuf Kalla dan sejumlah petinggi ormas serta tokoh muslim, melakukan konferensi pers usai silaturahim pasca pemilu 2019, di kediaman dinas Wapres RI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2019). (TRIBUNNEWS.COM/RINA AYU)

Sedangkan mengenai adanya klaim kemenangan atau merasa dirugikan di masa pemungutan suara, JK menuturkan baiknya melalui Mahkamah Konstitusi (MK) bukan dengan menggerakkan massa.

"Pemilu ini harus diselesaikan dengan baik dengan jujur dan juga agar masayarakat tenang dan kembali. Semua masalah harus kembali ke hukum."

"Jadi apapun masalahnya tentu dapat diselesaikan oleh Bawaslu ataupun MK. Jangan ada yang berbuat sendiri-sendiri," ujarnya.

Dipertemuan itu, tampak hadir Ketua PBNU Said Aqil Siradj, Ketum Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Waketum MUI Zainut Tauhid, Sekjen MUI Anwar Abbas, dan Sekjen PBNU Helmy Faishal.

Kemudian, Mahfud MD, Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Syafruddin, Imam Besar Masjid Istiqlal Nazarudin Umar, Cendekiawan Muslim Komarudin Hidayat, Pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng Salahudin Wahid.

Halaman
1234
Editor: Kholish Chered
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved