Pemilu 2019

Minim Finansial Pemuda Ini Raih Kursi DPRD Kalahkan Petinggi Partai Demokrat, Ini Rahasia Suksesnya

Ada caleg sukses Pileg tembus ke DPRD Kabupaten Muna Barat dalam Pemilu 2019. Padahal sehari-harinya adalah tenaga honorer & pengantar galon air.

Minim Finansial Pemuda Ini Raih Kursi DPRD Kalahkan Petinggi Partai Demokrat, Ini Rahasia Suksesnya
Tribunnews/Jeprima
ILUSTRASI - Petugas KPU saat menunjukkan contoh surat suara Pemilu 2019 di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin (10/12/2018). Ada kisah menarik, ada seorang caleg sukses Pileg tembus ke DPRD Kabupaten Muna Barat dalam Pemilu 2019. Padahal sehari-harinya adalah tenaga honorer & pengantar galon air. 

Dia hanya mendapatkan 567 suara dari jumlah suara yang ditargetkan sebanyak 3.000 suara.

Anak kedua dari pasangan Basyir (alm) dan Aminah ini menceritakan, tekanan itu diduga terjadi setelah Kherudin memberikan sejumlah uang dan 3.000 butir telur dalam dua mobil boks kepada Mursyid.

“Sekarang kalau orang silaturahim enggak ngasih-ngasih kan enggak enak. Udah ngeganggu waktunya, enggak enak kalau enggak ngasih.

Ustaz Ujang Bushtomi pemilik Padepokan Anti Galau memandikan Mursyid (45) di Waduk Setupatok, Selasa malam (24/4/2019). Mursyid adalah tim sukses calon anggota DPRD Kabupaten Cirebon yang depresi karena tertekan perolehan suara yang kecil.
Ustaz Ujang Bushtomi pemilik Padepokan Anti Galau memandikan Mursyid (45) di Waduk Setupatok, Selasa malam (24/4/2019). Mursyid adalah tim sukses calon anggota DPRD Kabupaten Cirebon yang depresi karena tertekan perolehan suara yang kecil. (Kompas.com/ MUHAMAD SYAHRI ROMDHON)

Saya bilang, ini sih titipan telur dari adik saya, sodakoh aja, doa dan dukungan pilih adik saya ya,” kata Mursyid kepada Kompas.com mengingat kata-kata saat dia mengampanyekan adiknya.

Mursyid meyakinkan bahwa dirinya sudah kerja keras siang dan malam menyosialisasikan adiknya dari rumah ke rumah. Dia memberikan satu bungkus paket berisi empat butir telur untuk satu orang pemilih.

Namun, saat penghitungan suara, Khaerudin mulai menanyakan perolehan hasil suaranya.

Mursyid berulang kali ditelepon dan ditagih suara yang pernah ditargetkan. Kenyataannya jauh, suara di Desa Penpen untuk Khaerudin hanya 567 dari 3.000 suara yang ditargetkan.

Akhirnya, Mursyid merasa kecewa pada diri sendiri karena tidak dapat memenuhi target.

Dia juga kesal dengan warga yang sudah dia beri sesuatu, tetapi hasilnya tidak sesuai harapan. Mursyid mengaku hubungan saudara adik kakak pun sempat merenggang karena masalah ini.

Terapi depresi di Padepokan Anti Galau Albushtomi pantauan Kompas.com, Mursyid mendatangi Padepokan Anti Galau Albushtomi pada Selasa petang.

Dia langsung berbincang dengan Ustaz Ujang Bushtomi, pemilik padepokan. Dia menyampaikan apa yang sedang dialaminya hingga berulang kali merasa kecewa terhadap diri sendiri dan mudah marah.

Sekitar pukul 19.30 WIB, Ustaz Ujang Bustomi bersama tim Padepokan Anti Galau membawa Mursyid ke Waduk Setupatok. Mereka langsung memandikan Mursyid sambil melakukan serangkaian ritual.

Ustaz Ujang Bushtomi menyampaikan, depresi setelah pemilu tidak hanya menyerang calon legislatif, tetapi juga tim suksesnya. Hingga Selasa malam sudah ada enam caleg dan sepuluh orang tim sukses yang berkunjung ke padepokannya.

Ujang menjelaskan, tim sukses caleg yang depresi berasal dari rasa tertekan.

Caleg terus menagih dan meminta pertanggungjawaban perolehan suara yang tidak mencapai target. Bahkan, tidak sedikit para caleg yang meminta uang dikembalikan karena jumlah perolehan suara kecil.

“Tim sukses juga mungkin sudah maksimal berkerja, tapi terus ditekan (caleg), bahkan meminta uangnya kembali. Tim sukses itu akhirnya stres seperti itu,” kata Ujang di lokasi.

Menghadapi tim sukses depresi, Ujang terus melakukan pendekatan. Dia juga melakukan terapi dan ritual untuk membuat diri tim sukses merasa lebih tenang. Dia mendorong agar tim sukses dan caleg mengikhlaskan apa yang telah dikeluarkan.

“Jika kita sedekahkan, tidak ada iming-iming lain yang diharapkan. Harus ikhlas. Terapi yang dilakukan bertujuan agar semua aura negatif hilang, agar jiwa dan pikiran tenang dan searah,” kata Ujang.

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul Awalnya Diremehkan, Pengantar Galon Air Lolos Jadi Anggota Dewan di Pemilu 2019, Kalahkan Ketua DPC, http://style.tribunnews.com/2019/04/25/awalnya-diremehkan-pengantar-galon-air-lolos-jadi-anggota-dewan-di-pemilu-2019-kalahkan-ketua-dpc?page=all.

Artikel lainnya:

Rekapitulasi di PPK Masih Berlangsung, Akhir Mei Perolehan Kursi Calon Terpilih DPRD Baru Diketahui

Ini Penyebab Wakil Ketua DPRD Ngada Meninggal Dunia karena Kecelakaan, Mobilnya Tabrak Trotoar Rutan

Curhat Putri Mantan Gubernur Kaltim, Meski Dicurangi sebagai Caleg Harus Tetap Tegar

Beredar Daftar Pemenang Pileg di Kabupaten PPU, Ketua KPU Sebut Sah-sah Saja untuk Masyarakat

Begini Cara Mudah Menghitung Caleg yang Bakal Duduk di DPRD dan DPR RI, Beda dengan 2014 Lalu

Likes Fanpage Tribun Kaltim

Follow Twitter Tribun Kaltim 

Follow Instagram Tribun Kaltim 

Subscribe Channel YouTube Tribun Kaltim 

Editor: Budi Susilo
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved