Kaltim Fair 2019

PLN Tampilkan Kompor Induksi dan Motor Listrik di Kaltim Fair 2019, Begini Harganya

Di Samarinda terdapat tiga SPLU (Sistem Pengisian Listrik Umum)yang tersebar di kampus Universitas Mulawarman (Unmul) dan di Jl Gajah Mada.

PLN Tampilkan Kompor Induksi dan Motor Listrik di Kaltim Fair 2019, Begini Harganya
Tribunkaltim.co / Nevrianto Hardi Prasetyo
MOTOR LISTRIK-Motor matic listrik yang dipamerkan di Stand PLN Wilayah Samarinda pada Kaltim Fair di Convention Hall jalan Wahid Hasyim Sempaja Samarinda Utara Kalimantan Timur, Kamis( 25/4/2019).Motor listrik dioperasikan lebih ramah lingkungan dengan sistem charge atau isi ulang energi 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Banyak produk berteknologi baru di Kaltim Fair 2019 yang diselenggarkan mulai Kamis (25/4/2019) kemarin hingga Minggu (28/4/2019) mendatang di Convention Hall Sempaja Samarinda. Pada pembukaan Kaltim Fair 2019, sejumlah stan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun dari swasta telah dipadati pengunjung.

Tidak hanya menampilkan produk kesenian, kuliner, keberhasilan daerah, promosi wisata, maupun produk industri rumahan, namun juga terdapat sejumlah teknologi yang dapat menjadi alternatif warga.

PLN UP 3 Samarinda yang turut serta dalam Kaltim Fair 2019 menampilkan sejumlah teknologi yang dapat digunakan warga, diantaranya kompor induksi dan motor listrik. Kendati bukan produk karya PLN, kompor induksi dan motor listrik menawarkan produk yang ramah lingkungan serta lebih aman.

Di pasaran, harga kompor induksi ditaksir mencapai harga Rp 800 ribu - Rp 1 juta. Kompor ini tinggal disambungkan ke listrik, maka dapat digunakan untuk memasak maupun keperluan rumah tangga lainnya.

Kompor ini pun lebih aman dibandingkan dengan kompor biasanya, pasalnya kompor ini tidak mengeluarkan api maupun asap. Bahkan, permukaan tempat memasak tidak menimbulkan panas yang berlebihan. "Yang pastinya dapat menekan terjadinya kebakaran, dan tidak panas jika dipegang. Panasnya hanya sebatas hangat saja, sama sekali tidak berbahaya," ungkap Manajer Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan PLN UP 3 Samarinda, Usman.

Sedangkan motor listrik sama sekali tidak membutuhkan bahan bakar minyak. Hanya memerlukan listrik untuk mengoperasikan kendaraan ini. Dengan kecepatan maksimal mencapai 60 Km/per jam, kendaraan ini pun cocok digunakan untuk di kawasan perkotaan, bahkan juga perjalanan jauh.

"Sama dengan motor biasa, kalau motor biasa pakai bahan bakar, ini pakai listrik saja, selebihnya sama. Yang jelas, motor ini ramah lingkungan, karena tidak mengeluarkan asap," jelas Usman.

Motor listrik ini dibanderol seharga sekitar Rp 20 jutaan, dan telah dijual di sejumlah produsen motor. Paling lama pengisian full listriknya memakan waktu 3 jam, kalau baru beli dicharger selama 5 jam.

Di Samarinda terdapat tiga SPLU (Sistem Pengisian Listrik Umum), diantaranya terdapat dua di Universitas Mulawarman (Unmul) dan satu di jalan Gajah Mada. SPLU dapat digunakan untuk mengisi daya motor listrik jika di perjalanan tidak menemui aliran listrik.

Untuk dapat menggunakan SPLU, terlebih dahulu harus membeli voucher listrik. "Beli voucher dulu baru bisa menggunakan listrik di SPLU," tambahnya. Untuk diketahui, Kaltim Fair 2019 dibuka mulai 10.00 Wita - 22.00 Wita setiap hari penyelenggaraan.(*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Fransina Luhukay
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved