WNA Tiongkok Berbaju Loreng di Tanjung Selor, Kesbangpol: Mereka Mahasiswa Pecinta Gaharu

Kesbangpol Kaltara Basiran, mengklarifikasi atas informasi yang beredar di media sosial terkait adanya tentara asal Cina di Tanjung Selor.

WNA Tiongkok Berbaju Loreng di Tanjung Selor, Kesbangpol: Mereka Mahasiswa Pecinta Gaharu
TRIBUN KALTIM/ Muhammad Arfan
Basiran, Kepala Kesbangpol Kalimantan Utara 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalimantan Utara Basiran, memberikan klarifikasi atas informasi yang beredar di media sosial terkait adanya tentara asal Cina atau Tiongkok yang melakukan aktivitas di Desa Gunung Sari, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.

Basiran menjelaskan, informasi perihal tentara asal Tiongkok berkeliaran di Desa Gunung Sari tidak benar.

Hasil kroscek Kesbangpol Kalimantan Utara beserta instansi lainnya di Desa Gunung Sari, membenarkan adanya Warga Negara Asing (WNA) asal negeri Tirai Bambu tersebut.

Namun kedatangannya bukan sebagai tentara.

Melainkan kelompok mahasiswa yang beranggotakan sekitar 7 orang yang melakukan penelitian terhadap aktivitas petani kayu gaharu.

"Mereka melakukan penelitian kegiatan petani gaharu di Kalimantan Utara.

ILUSTRASI - Petugas sedang menyuntik pohon gaharu
ILUSTRASI - Petugas sedang menyuntik pohon gaharu (Tribunkaltim/R Taufik)

Dari informasi yang kami himpun, mereka sudah datang ke beberapa negara penghasil gaharu terbaik di dunia," kata Basiran kepada Tribunkaltim.co, Kamis (25/4/2019).

Sebelum ke Indonesia, kelompok mahasiswa tersebut sebelumnya singgah di Thailand melakukan penelitian serupa.

"Karena mereka tahu di Kalimantan Utara juga penghasil gaharu, mereka ingin liat pengelolaannya," kata Basiran.

Baju loreng seperti pakaian militer yang digunakan kelompok mahasiswa tersebut tidak dibantah oleh Basiran,

Halaman
123
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved