Pemilu 2019

Korban Terus Bertambah, Anggota KPPS Meninggal 225 Orang 1.470 Sakit, Cerita Istrinya Bikin Haru

Selain itu, sebanyak 1.470 anggota KPPS dilaporkan sakit. Angka ini mengacu pada data KPU per Kamis (25/4/2019) pukul 18.00 WIB.

Korban Terus Bertambah, Anggota KPPS Meninggal 225 Orang 1.470 Sakit, Cerita Istrinya Bikin Haru
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER DESMAWANGGA
Selesai menunaikan tugasnya, petugas KPPS di Samarinda meninggal dunia. Jenazah Dany Faturrahman (41) diangkat warga sekitar guna dishalatkan sebelum dimakamkan di TPU Kenanga, jalan Sentosa, Samarinda, Kamis (18/4/2019). 

Korban Terus Bertambah, Anggota KPPS Meninggal 225 Orang 1.470 Sakit, Cerita Istrinya Bikin Haru

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Korban meninggal dunia dan sakit akibat kelelahan selama pencoblosan Pemilu 2019 terus bertambah.

Jumlah anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara ( KPPS) meninggal dunia bertambah menjadi 225. Itu baru angka dari KPU. Belum termasuk korban dari kepolisian yang mengawal, dan pengawas lainnya.

Selain itu, sebanyak 1.470 anggota KPPS dilaporkan sakit. Angka ini mengacu pada data KPU per Kamis (25/4/2019) pukul 18.00 WIB.

"Bertambah, jumlah anggota wafat sebanyak 225, sakit 1.470, total yang tertimpa musibah 1.695," kata Viryan saat dikonfirmasi, Kamis (25/4/2019).

Mengacu pada data Rabu (24/4/2019), jumlah anggota KPPS yang terdata meninggal bertambah sebanyak 81, dan anggota yang sakit 587. Anggota KPPS yang meninggal maupun sakit sebagian besar disebabkan karena kelelahan dan kecelakaan. 

KPU berencana memberikan santunan kepada keluarga KPPS yang meninggal dunia dan anggota yang sakit.

Menurut Ketua KPU Arief Budiman, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menyetujui usulan KPU soal pemberian santunan ini.

Namun demikian, belum ada kepastian mengenai besaran anggaran santunan yang disetujui oleh Kemenkeu.

"Kemarin kita sudah rapat (dengan Kemenkeu). Sampai dengan hari ini, prinsipnya (usulan santunan) sudah disetujui," kata Arief di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2019).

Halaman
1234
Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved