Mengaku Pernah Disadap melalui Telepon, SBY: Paling Tiga Menit Bicara

Menemani sang istri, Ani Yudhoyono yang sedang menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Singapura, karena sedang terkena kanker darah.

Mengaku Pernah Disadap melalui Telepon, SBY: Paling Tiga Menit Bicara
TRIBUNNEWS/HO/ANUNG ANINDITO
Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) mengusap kepala istrinya Ani Yudhoyono (kanan) yang tengah menjalani perawatan di sebuah Rumah Sakit di Singapura, Selasa (12/2/2019). Ibu Negara ke-6 Ani Yudhoyono terindikasi menderita penyakit kanker darah sehingga harus menjalani perawatan isntensif. 

Selama menjadi presiden, SBY memiliki sejumlah cerita soal kiprahnya.

Termasuk soal berbagai penyadapan yang dialaminya.

Penyadapan itu dialaminya saat dirinya sedang berbicara di telepon.

SBY mengungkapkan, sebenarnya penyadapan sudah pernah dialaminya jauh sebelum dirinya menjadi presiden.

Saat itu, dia sedang menjadai Kaster TNI antara 1998-1999.

"Tiba-tiba ada semacam transkripsi pembicaraan telepon saya yang disadap oleh 'kerja intelijen' itu", ungkap SBY dalam bukunya yang berjudul "SBY Selalu Ada Pilihan", terbitan Kompas tahun 2014 lalu.

Dalam buku itu, SBY mengaku tidak tahu apa yang dilaporkan kepada atasannya.

"Serta seperti apa transkripsi percakapan saya itu - ditambah atau dikurangi," terang SBY.

Oleh karena itu, SBY pun menjadi sangat hemat saat berbicara di telepon.

"Bisa satu menit, atau paling banyak tiga menit. Kalau lebih dari itu, biasanya saya memilih untuk bertemu secara langsung," ungkap SBY.

Halaman
1234
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved