Opini

Patroli CyberCrime Pasca Pemilu

PEMILIHAN Umum (Pemilu) serentak pada 17 April 2019 menjadi tonggak sejarah pemilihan umum serentak pertama sejak negeri ini merdeka.

Patroli CyberCrime Pasca Pemilu
net
Ilustrasi 

Pertemanan di media sosial yang sudah mulai mendingin di saat hari tenang selama tiga hari, kembali memanas.

Aparat kepolisian pun perlu mewaspadai agar perang argumentasi di media sosial ini tidak berkembang ke arah negatif yang merugikan banyak pihak.

Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Fitra menegaskan tim Cybercrime Polres Balikpapan bersama Polda Kaltim sejak tahapan Pemilu 2019, dimulai terus melakukan patrol di media sosial. Adapun yang menjadi sasaran adalah akunakun penyebar hoaks alias berita bohong. (Tribun Kaltim, 24/4/2019).

Adapun berita yang sempat viral yang menjadi perhatian Polisi yakni video tentang penculikan kotak suara.

Entah dari mana asal video ini, sehingga belum ada klarifikasi, perang urat syaraf di media sosial pun sudah terjadi, dan permusuhan antar teman di media sosial menjadi meruncing karena masingmasing mendukung calon presidennya.

Bagi sebagian orang di media sosial, bisa jadi berfikir bahwa berita bohong yang disebarkan untuk mempengaruhi peta politik nasional.

Dalam kenyataannya, peta politik nasional, tidak banyak dipengaruhi oleh berita bohong yang beredar di media sosial. Beredarnya berita bohong atau hoaks di media sosial itu motifnya lebih pada masalah uang.

Artinya semakin viral video berita bohong, maka pemilik akun video tersebut akan terus bertambah pundi uangnya.

Ada beberapa langkah untuk mendeteksi berita, foto atau video yang berdar di media sosial itu hoax atau bukan.

DR. Pitoyo. MKom, Praktisi Media dan Pemerhati Komunikasi Antaramanusia
DR. Pitoyo. MKom, Praktisi Media dan Pemerhati Komunikasi Antaramanusia (HO)

Pertama, lihat sumbernya. Apakah berita, foto atau video yang beredar tersebut bersumber dari lembaga media yang terpercaya, misalnya media massa atau portal berita online yang popular di negeri ini, kompas.com, tribunnews.com dan media mainstream nasional lainnya.

Halaman
1234
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved