Begini Cara DN Pasarkan Pekerja Seks Online di Balikpapan, Cek Tarifnya

Terbongkar cara muncikari DN (45) memasarkan 3 wanita pekerja seks komersial di Balikpapan. Kepada petugas ia mengaku berhubungan dengan pelanggannya.

Begini Cara DN Pasarkan Pekerja Seks Online di Balikpapan, Cek Tarifnya
TribunKaltim.Co/HO/Tipiter Polres Balikpapan
Muncikari DN (45) saat diamankan tim Tipdter Polres Balikpapan dipimpin Ipda Heny Purba bersama 3 wanita muda yang terlibat dalam sindikat prostiusi online di Balikpapan, Sabtu (27/4/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Terbongkar cara muncikari DN (45) memasarkan 3 wanita pekerja seks komersial di Balikpapan. Kepada petugas ia mengaku berhubungan dengan pelanggannya melalui aplikasi chating.

DN menawarkan kepada kliennya dengan mengirim gambar wanita-wanita muda melalui aplikasi chat online.

Diduga DN memiliki banyak stok wanita muda untuk ditawarkan kepada kliennya.

Ia memasang tarif Rp 3 juta untuk sekali kencan singkat dengan 'anak-anaknya'. Bila deal atau sepakat uang muka Rp1 juta harus diterima lebih dulu.

Sisa pembayaran Rp2 juta langsung diberikan kepada wanita pilihan usai kencan.

Jasa pengantaran wanita sudah masuk dalam hitung-hitungan pelayanan pemuas nafsu lelaki hidung belang tersebut.

"Jadi setiap transaksi antara pelaku dengan pria hidung belang, DN mendapat imbalan Rp1 juta. Nanti sama wanita yang dia pasarkan dapat lagi Rp500 ribu," kata Kanit Tipiter Polres Balikpapan, Ipda Henny Purba, Sabtu (27/4/2019) malam.

Biasanya para pelanggannya merupakan kalangan pengusaha, pekerja tambang atau minyak yang sedang menikmati akhir pekan di Balikpapan. Tak jarang ia dapat pelanggan dari luar kota.

Atas perbuatannya, DN terbukti pasal 2 atau pasal 9 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang Atau Pasal 296 Kuhp Atau 506 KUHP. Ancaman hukuman minimal 3 tahun penjara.

Sebelumnya, Sindikat prostitusi online kembali diungkap jajaran Unit Tipidter Polres Balikpapan.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Samir Paturusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved