Prostitusi Online

5 Fakta Prostitusi Online Kaltim yang Pernah Terungkap, Minta DP hingga PSK Punya Pendidikan Tinggi

Terungkapnya prostitusi online Balikpapan ini bukanlah yang pertama di Kaltim. Beberapa kasus prostitusi online Kaltim juga pernah membuat heboh

5 Fakta Prostitusi Online Kaltim yang Pernah Terungkap, Minta DP hingga PSK Punya Pendidikan Tinggi
Istimewa/Tribunnewsbogor.com
Ilustrasi Prostitusi Online 

Petugas kemudian mengatur janji untuk bertemu di hotel, serta diminta membayar uang muka untuk menyewa kamar.

Sang mucikari Ro tiba di kamar hotel bersama dengan gadis muda, sebut saja Bunga usianya baru 15 tahun. Perempuan inilah yang dijajakan oleh Ro seharga Rp 700 ribu.

“Sewa hotel Rp 155 ribu, sisanya diberikan ke mucikari. Setelah uang dia terima, petugas langsung tangkap dia (mucikari),” kata Kasat AKP Ferry.

Ro yang tertangkap tangan saat beraksi tak mampu mengelak. Petugas kemudian menggelandang pelaku ke Mako Polres Bontang untuk dimintai keterangan. (*)

3. PSK berpendidikan tinggi

Masih bulan Februari 2019 lalu, jajaran Polres Balikpapan berhasil mengungkap kasus prostitusi online Balikpapan.

Seorang muncikari diamankan polisi lantaran tertangkap basah perdagangkan 2 orang wanita.

Adi (22) diamankan tim opsnal Unit Tipidter Polres Balikpapan di salah satu hotel kawasan Klandasan Ulu, Balikpapan Kota.

Saat diciduk petugas, ia tak berkutik.

Kepada petugas Adi pun mengaku berperan sebagai yang memperkenalkan perempuan kepada laki-laki hidung belang.

Mereka komunikasi melalui aplikasi chating Michat.

Adi menjual wanita muda, Nana dan Ocha bukan nama sebenarnya, kepada pemesan di Balikpapan.

Usai harga sepakat. Jasa Adi juga sampai mengantar wanita tersebut ke pintu kamar hotel pelanggan.

"Ia mendapatkan kedua perempuan tersebut dari aplikasi media sosial (Michat)," kata Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Fitra melalui Kasat Reskrim AKP Makhfud Hidayat, Rabu (13/2/2019) malam.

Diketahui, pengungkapan bermula saat unit Tipidter dipimpin Ipda Heny Purba melakukan penyelidikan terkait adanya prostitusi online di Balikpapan.

Mereka lakukan penyelidikan. Pada aplikasi chat tersebut, petugas mendapati akun bernama pijat khusus laki-laki.

Nah, akun tersebut menawarkan 2 wanita yang bisa melayani hasrat seksual.

Setelah negosiasi harga, pelaku membawa 2 wanita tersebut ke hotel.

Saat itulah polisi langsung menangkap tangan Adi selaku orang yang diduga memperdagangkan mereka.

Dua wanita pekerja seks online juga ikut dibawa petugas ke Polres Balikpapan.

Mirisnya belakangan diketahui salah satu perempuan yang diperdagangkan merupakan lulusan strata 1 alias sarjana salah satu kampus di Kaltim.

"Biar S1 tidak ada jaminan lebih baik. Tergantung watak dan pola pikir. Turut disayangkan. Saat ini proses 2 perempuan itu masih sebagai saksi," tuturnya.

Muncikari tersebut dijerat pasal 2 atau pasal 9 UU nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

"HP tersangka, empat kotak kondom, dan uang Rp 1 juta hasil transaksi milik tersangka, kami sita sebagai barang bukti," ungkapnya.

4. Tarif Rp 1,8 juta sekali kencan per wanita 

Dalam kasus prostitusi online Balikpapan yang melibatkan muncikari Adi (22) yang diungkap pertengahan Februari 2019 tersebut, aplikasi michat punya peranan besar.

Sudah jadi rahasia umum aplikasi chat dijadikan modus baru pekerja seks komersial untuk bisnis prostitusi online.

Dari perangkat komunikasi berbasis teknologi tersebut mereka jual kemolekan tubuhnya dengan modus prostitusi online.

Ujungnya menawarkan jasa esek-esek kepada para lelaki hidung belang melalui prostitusi online.

Hal itu diakui Adi (22), muncikari yang baru-baru ini ditangkap unit Tipiter Satreskrim Polres Balikpapan dalam kasus prostitusi online.

"Sama seperti aplikasi lainnya, pak. MiChat kadang orang pakai aplikasi ini buat cari pelanggan, yang open BO (booking order) atau buat pijat. Aplikasi ini kebanyakan digunakan seperti itu," katanya.

Tanpa difasilitasi muncikari pun banyak akun yang terang-terangan menawarkan jasa seks singkat. Namun, bagi orang-orang baru yang baru berkecimpung biasanya mencari seseoramg yang bida mempromosikan diri mereka.

Itulah peran Adi. Dengan link atau chanel yang dimiliki. Ditambah akun bernama Open Pijat (Khusus Laki-Laki) banyak digandrungi pria yang mencari kesenangan dunia. Membuat para wanita berjuluk kupu-kupu malam bisa kebanjiran job.

"Saya dapat kedua perempuan tersebut di MiChat dengan melakukan pencarian orang sekitar. sehingga muncul mereka. Lalu saya melakukan pengecekan terkait status kedua perempuan tersebut, statusnya bertuliskan cash dan open bo, sehingga saya melakukan invite mereka berdua," bebernya.

Ia memasang tarif Rp 1,8 juta sekali kencan per wanita kala itu. Istilahnya short time. Tersangka juga fasilitasi pengantaran wanita sampai ke hotel pengorder.

5. Pakai DP

Dalam kasus prostitusi online Balikpapan yang melibatkan muncikari Adi (22) yang diungkap pertengahan Februari 2019 tersebut, aplikasi michat punya peranan besar juga terungkpa hal lain.

Sebelum kencan berlangsung, tersangka meminta down payment (DP) Rp 1 juta kepada pelanggan.

Sisanya dibayar langsung ke wanitanya.

"Saya baru mendapatkan keuntungan Rp 1 juta untuk kedua perempuan tersebut. Namun keuntungan dari perempuan belum saya dapat dikarenakan sebelum melakukan hubungan badan sudah diamankan polisi," ungkapnya.

Sementara Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Fitra melalui Kanit Tipidter Ipda Heny Purba menyatakan, atas perbuatannya tersangka dijerat pasal 2 atau pasal 9 UU Nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

(TribunKaltim.co/Doan Pardede)

BACA JUGA :

Profil Maulia Lestari, Finalis Putri Indonesia yang Ikut Diperiksa Terkait Kasus Prostitusi Online

6 Fakta Mengejutkan Prostitusi Online di Kupang, Gadis-gadis Dijajakan hingga Perbatasan Atambua

Tarif Kencan Prostitusi Online di Balikpapan Terungkap, Sang Muncikari Terancam Hukuman Segini

Perkembangan Terbaru Kasus Prostitusi Online yang Jerat Vanessa Angel, Apa Kabar Avriellia Shaqqila?

Profil Maulia Lestari, Finalis Putri Indonesia yang Ikut Diperiksa Terkait Kasus Prostitusi Online

Likes dan Follow Fanspage Facebook

Follow Twitter

Follow Instagram

Subscribe official YouTube Channel

Penulis: Doan Ebenezer Pardede
Editor: Syaiful Syafar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved