Pemilu 2019

Diduga 2 TPS di Sangatta Utara Terindikasi Dugaan Pelanggaran Pemilu 2019, Bawaslu akan Lapor Polisi

Ada dugaan pelanggaran Pemilu 2019 di dua TPS di wilayah Sangatta Utara. Yakni di TPS 39 dan 66 di wilayah Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur.

Diduga 2 TPS di Sangatta Utara Terindikasi Dugaan Pelanggaran Pemilu 2019, Bawaslu akan Lapor Polisi
Tribunkaltim.co/Margaret Sarita
Salah satu TPS di Sangatta yang menggelar pemungutan suara ulang di Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu wilayah Kabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur mengindikasikan terjadinya dugaan pelanggaran Pemilu 2019 di dua TPS di wilayah Sangatta Utara.

Yakni di TPS 39 dan 66 di wilayah Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur.

Sementara pelanggaran terindikasi money politik terjadi di Desa Sangkima, Kecamatan Sangatta Selatan.

Ketiga pelanggaran tersebut, menurut Budi Wibowo, Komisioner Bawaslu Bidang Pengawasan sudah mengarah pada tindak pidana dan akan segera dilaporkan ke kepolisian.

Agar ditindaklanjuti dengan penyelidikan di lapangan.

Ilustrasi logo Bawaslu RI
Ilustrasi logo Bawaslu RI (Bawaslu)

“Tiga pelanggaran yang sedang kami tangani saat ini. Dua pelanggaran Pemilu di TPS, satu dugaan money politik,” ungkap Budi kepada Tribunkaktim,co pada Minggu (28/4/2019).

Pelanggaran Pemilu, kata Budi, terjadi di TPS 39 di Jalan Pongtiku dan TPS 66 di kawasan Teluk Lingga.

Keduanya terletak di Kecamatan Sangatta Utara.

“Di TPS 39, pelanggaran terjadi karena ada pemilih, warga Kecamatan Bengalon, menggunakan hak pilih orang lain atau C6 bukan namanya, untuk mencoblos,” ujar Budi.

Sementara di TPS 66, seorang warga kedapatan menggunakan hak pilih sampai dua kali di dua TPS berbeda.

Halaman
123
Penulis: Margaret Sarita
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved