Apa Hukum Islam Mengonsumsi Daging Hewan yang Masih Ada Tersisa Darah? Ini Penjelasannya

Terkadang ada darah yang melekat pada daging, meskipun daging sudah dimasak dan siap untuk dijadikan hidangan lauk-pauk.

Apa Hukum Islam Mengonsumsi Daging Hewan yang Masih Ada Tersisa Darah? Ini Penjelasannya
theinertia.com
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO -  Terdapat beragam jenis hidangan masakan Nusantara yang menggunakan daging hewan halal sebagai bahan utamanya.

Ragam masakan tersebut sebut saja seperti daging rendang sapi, ayam opor dan sate kambing.

Berkaitan dengan mengonsumsi daging hewan halal dalam menu makanan sehari-hari, tak jarang kita pernah menemukan masih ada darah tersisa pada daging masakan.  

Darah yang tersisa pada daging tersebut tetap melekat meskipun daging sudah dimasak dan siap untuk dijadikan hidangan lauk-pauk.

Ilustrasi - Tips agar daging empuk saat dimasak
Ilustrasi - Tips agar daging sapi empuk saat dimasak (abangbrian)

Melihat dari fenomena tersebut, apakah darah yang masih melekat pada daging tersebut tidak boleh dikonsumsi?

Berkaitan dengan hukum mengenai mengonsumsi daging hewan halal yang masih melekat darah, berikut penjelasan yang dikutip TribunKaltim.co dari laman nu.or.id.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an bahwa salah satu makanan yang haram untuk dimakan adalah makanan yang masih mengandung darah yang mengalir:

قُل لاَّ أَجِدُ فِي مَآ أُوْحِيَ إِلَيَّ مُحَرَّماً على طَاعِمٍ يَطْعَمُهُ إِلاَّ أَن يَكُونَ مَيْتَةً أَوْ دَماً مَّسْفُوحاً أَوْ لَحْمَ خِنزِيرٍ فَإِنَّهُ رِجْسٌ أَوْ فِسْقاً أُهِلَّ لِغَيْرِ الله بِهِ

Artinya, “Katakanlah, ‘Tidak kudapati di dalam apa yang diwahyukan kepadaku sesuatu yang diharamkan memakannya bagi yang ingin memakannya kecuali daging hewan yang mati (bangkai), darah yang mengalir, daging babi–karena semua itu kotor–atau hewan yang disembelih bukan atas (nama) Allah,’” (Surat Al-An’am ayat 145).

Pada ayat di atas tidak berlaku untuk permasalahan darah yang melekat pada daging yang memang sulit untuk dibersihkan.

Halaman
123
Penulis: Ayuk Fitri
Editor: Januar Alamijaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved