Jika Ibu Kota Dipindah, Bagaimana Nasib Infrastruktur Rp 571 Triliun yang Diajukan Anies Baswedan?

Wacana Ibu Kota pindah kembali hangat setelah Presiden Joko Widodo setuju opsi pemindahan Ibu Kota ke luar Jawa.

Jika Ibu Kota Dipindah, Bagaimana Nasib Infrastruktur Rp 571 Triliun yang Diajukan Anies Baswedan?
KOMPAS.com/NURSITA SARI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (18/1/2018) malam. 

Di dunia kata Bambang, 1 persen pertumbuhan urbanisasi akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara global sebesar 3 persen.

Namun di Indonesia, setiap 1 persen pertumbuhan urbanisasi hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi 1,4 persen. Oleh karena itu urbanisasi dinilai tetap diperlukan.

"Jadi tidak usah khawatir. Saya sudah yakinkan kepada Pak Gubernur bahwa apa yang diusulkan akan tetap jalan dengan atau tanpa kota baru karena Indonesia tetap membutuhkan Jakarta," kata Bambang.

"Ini bukan kebutuhan ibu kota yah tetapi jebutuhan kota Jakarta, kalau bicara mengenai yang Rp 570 triliun itu," sambung dia.

(Kompas.com/Yoga Sukmana/Nibras Nada Nailufar)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini 9 Proyek Infrastruktur Senilai Rp 571 Triliun yang Diajukan Anies kepada Jokowi" dan "Pindah Ibu Kota, Bagaimana Nasib Proyek Rp 571 Triliun Anies di Jakarta?"

3 Kandidat Ibu Kota yang Baru

Presiden Jokowi memutuskan untuk memindahkan ibu kota Indonesia saat ini.

Pemindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta tersebut diambil setelah melakukan rapat terbatas bersama sejumlah menteri, Senin (29/4/2019).

Wilayah di luar pulau Jawa dipilih sebagai calon ibu kota baru Indonesia

Jokowi  mengatakan, pemerintah saat ini masih terus mengkaji wilayah yang layak untuk menjadi ibu kota baru. Namun, saat ditanya di mana daerah yang paling potensial, Jokowi menyebut tiga pulau.

Halaman
1234
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved