Pilpres 2019

Klarifikasi 'Provinsi Garis Keras', Mahfud MD Kecewa Isu Radikal dan Ekstrem; Utamakan Rekonsiliasi

Mantan Ketua Mahkamah Konsitusi (MK) Mahfud MD memberikan klarifikasi soal pernyataannya terkait provinsi "Garis Keras".

Klarifikasi 'Provinsi Garis Keras', Mahfud MD Kecewa Isu Radikal dan Ekstrem; Utamakan Rekonsiliasi
(TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD. 

TRIBUNKALTIM.CO - Mantan Ketua Mahkamah Konsitusi (MK) Mahfud MD memberikan klarifikasi soal pernyataannya terkait provinsi "Garis Keras".

Hal ini disampaikan Mahfud MD saat menjadi narasumber di acara Kabar Petang TV One, Senin (29/4/2019).

Diketahui, melalui wawancara itu Mahfud sedang berada di Jogja dan dilakukan secara sambungan telepon.

"Dengan pernyataan prof di salah satu stasiun televisi swasta waktu itu ada yang mengatakan prof ingin memberikan labelisasi terhadap pihak tertentu yang arah politiknya yang kecendurangn politiknya bertolak belakang dengan petahana," tanya pembawa acara ke Mahfud MD.

Mahfud MD lalu menjawab awal mula dirinya menyatakan hal tersebut.

"Begini ya, wawancara itu kalau agak maju sedikit dari potongan tadi, maju lima detik saja di situ ada pertanyaan pak bagaimana sekarang kalau kita melakukan rekonsiliasi? Maka saya jawab ini tujuannya rekonsiliasi," jawab Mahfud.

"Sekarang rekonsiliasi kan belum ada hasil pemilunya, tapi kita berpedoman sementara pada hasil situng, pada hasil quick count."

"Kalau berdasarkan hasil quick count saya sendiri meyakini sudah selesai. Artinya kemenangan itu sudah selesai secara quick count meskipun secara hukum belum resmi dan itu sulit dibalik."

Atas dasar itulah, Mahfud mengatakan soal kemenangan capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi).

Namun, kemenangan itu tidak untuk provinsi yang dikenal agamis.

Berbeda dengan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang menguasai daerah agamis.

Halaman
1234
Editor: Kholish Chered
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved