Ramah Tamah Peresmian Katedral, Gubernur Isran Noor Ingin Undang Paus Fransiskus ke Kaltim

Mgr Yustinus mengapresiasi kepedulian dan perhatian Gubernur Isran yang berinisiatif menyambut tamu undangan Gereja Katedral di Lamin Etam.

Ramah Tamah Peresmian Katedral, Gubernur Isran Noor Ingin Undang Paus Fransiskus ke Kaltim
TRIBUN KALTIM / NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Gubernur Kaltim Isran Noor menjamu tamu dalam sesi ramah tamah usai peresmian Gereja Katedral Santa Maria Penolong Abadi Samarinda, di Lamin Etam, Samarinda Kalimantan Timur, Selasa (30/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co Cornel Dimas

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Usai peresmian Katedral Santa Maria Penolong Abadi Samarinda, Gubernur Kaltim Isran Noor mengajak para tamu undangan untuk ramah tamah di Lamin Etam Jl Gajah Mada Samarinda Kalimantan Timur, Selasa (30/4/2019).

Ramah tamah dihadiri Duta Besar Vatikan untuk Indonesia Nuncio Mgr Piero Pioppo, Uskup Agung Samarinda Mgr Yustinus Harjosusanto MSF, dan Uskup se-Indonesia.

Mgr Yustinus mengapresiasi kepedulian dan perhatian Gubernur Isran yang berinisiatif menyambut tamu undangan Gereja Katedral di Lamin Etam.

Pada kesempatan itu, Mgr Yustinus juga membeberkan permintaan Isran jelang peresmian Katedral.

Menurut Mgr Yustinus, Gubernur Isran meminta Keuskupan Agung Samarinda mengundang Bapa Suci Paus Fransiskus untuk hadir pada peresmian Katedral.

"Bapak Gubernur Sangat mengharapkan itu. Beliau meminta kok tidak mengundang Bapa Suci sekalian? Apakah siap beliau mengundang? Ternyata Pak Isran siap. Siapa tahu Bapa Suci mau ke Indonesia dan juga akan diundang ke Samarinda," kata Mgr Yustinus.

Pernyataan tersebut dibenarkan Isran Noor. Bahkan saat masih menjabat Bupati Kutai Timur, Isran sempat mengundang Bapa Suci hadir pada peresmian Katolik Center di Kutim. Namun Bapa Suci berhalangan hadir.

Gubernur Isran Noor (tengah) tertawa lepas bersama Menteri ESDM Ignasius Jonan usai peresmian Gereja Katedral Santa Maria Penolong Abadi Samarinda Kalimantan Timur, Selasa (30/4/2019).
Gubernur Isran Noor (tengah) tertawa lepas bersama Menteri ESDM Ignasius Jonan usai peresmian Gereja Katedral Santa Maria Penolong Abadi Samarinda Kalimantan Timur, Selasa (30/4/2019). (TribunKaltim.Co/Cornel Dimas Satrio)

"Tahun 2014 itu saya sudah komunikasi dengan Uskup Agung Jakarta untuk mengundang Bapa Suci. Saya akan mengundang seluruh uskup di Indonesia termasuk yang ada di Filipina. Itu bulan Februari 2014," ungkap Isran.

Isran mengaku senang jika Bapa Suci dan para uskup se Indonesia bisa hadir di Kaltim suatu saat nanti.

Halaman
12
Penulis: Cornel Dimas Satrio
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved