Apakah Minuman atau Makanan yang Kejatuhan Serangga, Najis tak Boleh Dikonsumsi? Simak Penjelasannya

Atau apakah makanan dan minuman yang telah dihinggapi atau kejatuhan serangga masih berstatus halal dikonsumsi?

Apakah Minuman atau Makanan yang Kejatuhan Serangga, Najis tak Boleh Dikonsumsi? Simak Penjelasannya
bonarcrump.com
Apakah Minuman atau Makanan yang Kejatuhan Serangga, Najis Tak Boleh Dikonsumsi? Simak Penjelasannya 

Jika manakan sampai berubah dengan jatuhnya serangga, maka makanan tersebut dihukumi najis dan tidak boleh untuk dikonsumsi.

Batasan ini seperti yang dikutip dalam kitab Fath al-Mu’in:

لا بوصول ميتة لا دم لجنسها سائل عند شق عضو منها كعقرب ووزع إلا إن تغير ما أصابته ولو يسيرا فحينئذ ينجس

“Air tidak najis sebab jatuhnya bangkai yang tidak ada darah yang keluar ketika dibedah tubuhnya, seperti kalajengking dan tokek, kecuali sampai mengubah terhadap air yang dijatuhi hewan tersebut, meskipun perubahannya hanya sedikit, maka ketika air berubah, statusnya menjadi najis.” (Syekh Zainuddin al-Maliabar, Fath al-Mu’in, juz 1, hal. 33)

Ilustrasi - serangga jatuh di minuman
Ilustrasi - serangga jatuh di minuman (YouTube/ Insects Sniper)

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa status makanan dan minuman yang kejatuhan serangga diperselisihkan oleh para ulama antara yang menghukumi suci dan najis.

Namun menurut pendapat yang sahih makanan dan minuman tersebut tetap berstatus suci dan dapat dikonsumsi selama tidak terdapat perubahan dalam makanan dan minuman.

Dua pendapat di atas berlaku ketika serangga yang jatuh pada makanan masih wujud dan dapat dilihat.

Sedangkan ketika serangga jatuh pada makanan dan hancur lebur pada makanan, maka menurut al-Ghazali makanan tersebut tetap dapat dikonsumsi.

Hal ini misalnya ketika serangga jatuh pada makanan yang sedang dimasak dan larut pada makanan itu.

Penjelasan ini secara tegas disampaikan dalam kitab Hasyiyah al-Jamal yang mengutip redaksi dalam kitab Ihya’ Ulum ad-Din:

Halaman
1234
Penulis: Ayuk Fitri
Editor: Syaiful Syafar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved