Palangkaraya Gantikan Jakarta? Andrinof Chaniago: Kalau Bung Karno Hidup Lagi, Bisa Berubah Pikiran

Sebelum Joko Widodo memutuskan memindahkan ibu kota negara ke luar Pulau Jawa, Presiden pertama Indonesia, Soekarno pernah sebut Palangkaraya

Palangkaraya Gantikan Jakarta? Andrinof Chaniago: Kalau Bung Karno Hidup Lagi, Bisa Berubah Pikiran
Kompas.com/Kurnia Sari Aziza
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bersama Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago, di Kantor Bappenas, Selasa (6/1/2015). 

TRIBUNKALTIM.CO - Rencana Presiden Joko Widodo memindahkan ibu kota negara menuai polemik. 

Apalagi, saat rapat kabinet beberapa waktu lalu, Joko Widodo memastikan ibu kota negara bakal berlokasi di luar pulau Jawa.

Hal ini dilakukan karena Joko Widodo menganggap pulau Jawa terlalu padat penduduknya.

"Kita ini memiliki 17.000 pulau tapi di Jawa sendiri penduduknya 57 persen dari total penduduk di Indonesia. Kurang lebih 149 juta. Sehingga daya dukung baik terhadap air, baik terhadap lingkungan, baik lalu lintas, semuanya memang ke depan sudah tidak memungkinkan lagi," kata Joko widodo, Rabu (1/5/2019).

Sebelum Joko Widodo memutuskan memindahkan ibu kota negara ke luar Pulau Jawa, Presiden pertama Indonesia, Soekarno pernah menggagas pemindahan ibu kota negara ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah. 

Namun, bagi mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional  Andrinof Chaniago gagasan itu bisa berubah melihat kondisi zaman saat ini.

"Mungkin kalau itu direncanakan atau dilihat tahun 1957 mungkin daerah itu potensial," kata Andrinof Chaniago saat menjadi narasumber di Sapa Indonesia Malam, Kompas TV pada Selasa (30/4/2019) kemarin.

Pernyataan Andrinof Chaniago mencuat saat ditanya pembawa acara soal Palangkaraya menjadi opsi ibu kota negara baru bagi Indonesia.

"Apakah Palangkarya jadi opsi yang cukup potensial untuk jadi ibu kota selanjutnya?" tanya penbawa acara.

Andrinof Chaniago mengatakan Palangkaraya mungkin tepat mengantikan Jakarta di tahun 1957.

Ia lantas mengatakan jika Soekarno alias Bung Karno hidup kembali saat ini pasti akan mengubah pikirannya untuk menjadikan Palangkaraya sebagai Ibu Kota Negara.

Mendengar jawaban Andrinof Chaniago, pembawa acara Sapa Indonesia Malam sampai tertawa.

"Tapi kalau Bung Karno hidup lagi sekarang mungkin Bung Karno juga berubah pikiran," kata Andrinof Chaniago.

Halaman
1234
Editor: ade mayasanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved