Bawaslu Balikpapan Sebut Protes Datang dari Penghitungan Caleg, Bukan Penghitungan Capres

Penghitungan suara di tingkat kecamatan tidak lama lagi selesai. Namun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Balikpapan, tetap melakukan pengawasan.

Bawaslu Balikpapan Sebut Protes Datang dari Penghitungan Caleg, Bukan Penghitungan Capres
TribunKaltim.Co/Aris Joni
Komisioner Bawaslu Kota Balikpapan, Ahmadi Azis. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Penghitungan suara di tingkat kecamatan tidak lama lagi selesai. Namun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Balikpapan, tetap melakukan pengawasam melalui Panwaslu Kecamatan

Dalam proses penghitungan suara, tidak sedikit masalah yang terjadi antara saksi dan penyelenggara serta pengawas. Namun, matoritas protes terjadi diperhitungan Caleg DPRD.

"Kebanyakan protes datang dari Caleg, kalau Capres gak ada," ujar Komisioner Bawaslu Kota Balikpapan, Ahmadi Azis.

Azis menjelaskan, Ada beberapa kejadian khusus di pleno rekapitulasi di tingkat PPK, seperti kesalahan penulisan, adanya perbedaan antara C1 saksi dan C1 pengawas serta C1 KPPS.

Sehingga, Penanganan Bawaslu yaitu melakukan rekomendasi cepat dengan mengintruksikan ke Panwaslu Kecamatan jika ada perbedaan perolehan suara atau perbedaan C1 maka Panwaslu merekomendasikan ke PPK untuk membuka kotak suara yakni C1 Plano.

"Kalau masih belum yakin silahkan menghitung ulang surat suara. Dan itu sudah dilakukan oleh hampir seluruh kecamatan," ujarnya. Kamis (2/5/2019).

Ia menambahkan, penanganan masalaha-masalah ini bagian dari upaya menyelesaikan semua permasalahan di bawah atau di tingkat kecamatan,

karena menurutnya memang ada beberapa kesalahan penulisan. Dan dia menegaskan masalah-masalah yang ada di tingkat PPK sudah clear atau selesai, sehingga tidak dapat mempengaruhi hasil pleno yang telah ada.

"Kesalahan itu apakah karena KPPSnya kelelahan atau memang ada unsur kesengajaan," katanya. (*)

Pergeseran Logistik ke KPU Balikpapan akan Dikawal 20 Personel

Halaman
123
Penulis: Aris Joni
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved