Bupati Berau Minta Oknum ASN yang Aniaya Anak agar Kooperatif dan Minta Maaf

Kasus penganiayaan di bawah umur yang dilakukan oleh oknum Aparatur Sipil Negara (ASN), mendapat tanggapan dari Bupati Berau, Muharram.

Bupati Berau Minta Oknum ASN yang Aniaya Anak agar Kooperatif dan Minta Maaf
tribunKaltim.Co/CO/Geafry Necolsen
korban ditemani ibunya, Isnawati saat melaporkan ke Polres Berau. Mereka melaporkan oknum ASN karena telah melakukan penganiayaan anak di bawah umur 

TANJUNG REDEB, TRIBUNKALTIM.CO – Kasus penganiayaan di bawah umur yang dilakukan oleh oknum Aparatur Sipil Negara (ASN), mendapat tanggapan keras dari Bupati Berau, Muharram.

Pasalnya, di saat Pemerintah Kabupaten Berau tengah gencar mengkampanyekan Kabupaten Layak Anak (KLA),

oknum ASN justru tidak memberikan contoh positif kepada masyarakat.

“(Menurut informasi) Ini kan kecelakaan biasa, tidak ada unsur kesengajaan. Apalagi hanya anak-anak yang naik sepeda di komplek rumahnya, maksudnya menghindar tapi justru menabrak tanpa disengaja,” kata Muharram, Kamis (2/5/2019).

Namun karena kasus penganiayaan itu sudah terlanjur terjadi, dan kasusnya sudah ditangani oleh aparat kepolisian,

Muharram meminta agar oknum ASN yang berinisial (WD) melakukan penganiayaan terhadap bocah Sekolah Dasar (SD) berinisial Az (11), agar mengikuti proses hukum.

“Karena sudah ditangani aparat kepolisian, biar proses hukum yang menentukan. Kalau dia memang terbukti bersalah,” tegas Muharram.

Dirinya juga meminta agar ayah korban, yang diketahui juga berstatus sebagai ASN, agar bisa menenangkan diri dan tidak bereaksi berlebihan.

“Misalnya melakukan balas dendam. Karena negara kita ini negara hukum.

Pelaku juga kami minta agar bisa menjalani proses hukum dengan baik,” ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved