Jelang Ramadhan Satpol PP Samarinda Razia Gepeng dan Anjal, Sempat Transfer Rp 2,6 Juta ke Kampung

Satpol PP Samarinda melakukan razia gepeng dan anjal menjelang ramadhan. Salah seorang gepeng mengaku sempat mengirim uang Rp 2,6 juta ke kampung.

Jelang Ramadhan Satpol PP Samarinda Razia Gepeng dan Anjal, Sempat Transfer Rp 2,6 Juta ke Kampung
TribunKaltim.Co/Christoper Desmawangga
GEPENG - Satpol PP Kota Samarinda gencar menertibkan gepeng dan anjal jelang bulan ramadhan, Jumat (3/5/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Jelang bulan Ramadhan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda gencar melakukan penertiban terhadap gelandangan dan pengemis (Gepang), serta anak jalanan (Anjal).

Jumat (3/5/2019) tadi pagi, , petugas berhasil menjaring dua wanita dewasa dan seorang anak kecil yang kedapatan mengemis di Pasar Rahmat, Jalan Lambung Mangkurat.

Sebelumnya, petugas juga telah mengamankan gepeng maupun anjal. Namun demikian, semua yang terjaring hanya dapat ditahan selama 1x24 jam, setelah itu diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) guna penanganan lebih lanjut.

"Jadi, setelah kita amankan, kita data, lalu diserahkan ke Dinsos. Karena kami tidak bisa tahan lama-lama," ucap Kasi Operasional dan Pengendalian Satpol PP Kota Samarinda, Boy Leonardo Sianipar, Jumat (3/5/2019).

Dia menjelaskan, penertiban ini digencarkan  sebagai upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, terutama di bulan Ramadhan.

Pasalnya, mengacu dari tahun  sebelumnya, gepeng maupun anjal semakin banyak saat bulan Ramadhan.

"Indikasinya gepeng dan anjal semakin banyak dan aktif jelang dan saat bulan Ramadhan. Jadi, aksi penindakan kita juga semakin gencar, salah satunya dengan melakukan patroli rutin ini," jelasnya.

Umunya, gepang dan anjal bukan warga Samarinda, melainkan dari daerah luar, seperti Madura dan Banjarmasin.

Gepeng dan anjal yang terjaringan, jika bukan warga Samarinda, didata dan langsung dipulangkan ke daerah asalnya.

"Kita pasti berkordinasi dengan Dinsos. Biasanya yang bukan warga Samarinda langsung dipulangkan ke daerah asalnya," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved