Pemilu 2019

KISAH HARU Kado Terakhir untuk Ayah, Ternyata Anggota KPPS Itu Sudah Pergi Untuk Selamanya

Mangsud adalah satu dari total 412 penyelenggara pemilu yang meninggal. Dalam catatan KPU, 3.658 lainnya kini berjuang melawan sakit

KISAH HARU Kado Terakhir untuk Ayah, Ternyata Anggota KPPS Itu Sudah Pergi Untuk Selamanya
KOMPAS/INSAN ALFAJRI
Komisioner KPU, Evi Novida Ginting Manik, Jumat (3/5/2019), di Tangerang Selatan, Banten, memeluk ahli waris penyelenggara Pemilu 2019 yang meninggal. Di Tangerang Selatan terdapat empat penyelenggara pemilu yang meninggal. 

KISAH HARU Kado Terakhir untuk Ayah, Ternyata Anggota KPPS Itu Sudah Pergi Untuk Selamanya

TRIBUNKALTIM.CO. TANGERANG - Untuk pertama kali, Agung Nugroho Aji (19) memberikan kado berupa sepatu lari kepada ayahnya, Mangsud, yang berulang tahun ke-47 pada Rabu (3/4/2019).

Namun, sayang, baru sekali menggunakan sepatu itu, Mangsud pergi untuk selama-lamanya.

Percakapan Agung Nugroho Aji dengan ayahnya, Mangsud, saat hari pencoblosan - KOMPAS/INSAN ALFAJRI

Ia meninggal tepat 10 hari setelah hari pencoblosan. Kado itu pun menjadi yang pertama dan terakhir untuk sang ayah. 

Pada Jumat (3/5/2019), di rumahnya, di Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten, Agung memperlihatkan obrolan dengan ayahnya melalui aplikasi percakapan pada saat hari pencoblosan.

Di status Whatsapp, Mangsud menulis, ”Apa saya harus diam dan mengalah dengan keadaan ini”.

Agung menyarankan Mangsud kembali ke rumah jika merasa tidak enak badan.

”Sehat, kok. Insya Allah,” jawab Mangsud, petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 9, Tangerang Selatan, Banten.

Halaman
1234
Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved