Tingkat Hunian Hotel Berbintang di Kaltara Meningkat, Tamu Lama Menginap Tertinggi di Tana Tidung

Tingkat hunian kamar hotel berbintang di Kaltara pada bulan Maret meningkat dibadnidng bulan Februari.

Tingkat Hunian Hotel Berbintang di Kaltara Meningkat, Tamu Lama Menginap Tertinggi di Tana Tidung
TRIBUN KALTIM/ Muhammad Arfan
Salah satu lobi hotel di Tanjung Selor, Bulungan diabadikan belum lama ini. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kalimantan Utara dilihat dari Kota Tarakan pada Bulan Maret 2019 sebanyak 52,82 persen.

Dari catatan tersebut, diketahui terjadi peningkatan 12,80 poin dibandingkan bulan Februari 2019 yang hanya tercatat 40,02 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara Eko Marsoro mejelaskan,

catatan tersebut berarti dari rata-rata jumlah kamar hotel berbintang di Kalimantan Utara terjual atau terpakai sebanyak 52,82 persen dari seluruh kamar yang tersedia pada Bulan Maret 2019.

Sementara itu, dibandingkan dengan Maret 2018, terjadi peningkatan TPK hotel berbintang sebesar 10,09 poin.

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) akomodasi lainnya di Provinsi Kalimantan Utara pada Bulan Maret 2019 sebesar 28,22 persen mengalami peningkatan 4,16 poin dibandingkan Bulan Februari 2019 yang tercatat 24,06 persen.

Eko kemudian menguraikan bahwasanya, keseluruhan rata-rata lama menginap tamu asing dan tamu domestik pada hotel berbintang dan akomodasi lainnya di Kaltara pada Maret 2019 selama 1,32 hari,

mengalami peningkatan sebesar 0,01 poin dibandingkan dengan rata-rata lama menginap tamu pada Februari 2019.

“Jika dibandingkan antara tamu asing dan domestik, rata-rata lama menginap tamu asing pada Maret kemarin lebih lama dibandingkan tamu domestik, yaitu masing-masing 1,73 hari dan 1,31 hari,” sebut Eko Marsoro, Jumat (3/5/2019).

Berdasarkan kabupaten/kota, rata-rata lama menginap tamu hotel berbintang dan akomodasi lainnya pada Maret 2019 tertinggi terjadi di Kabupaten Tana Tidung selama 1,50 Hari.

Kemudian Kabupaten Malinau selama 1,48 Hari, Kota Tarakan selama 1,32 hari, Kabupaten Bulungan selama 1,31 hari, dan Kabupaten Nunukan selama 1,12 hari.

“Secara total, rata-rata lama menginap tamu hotel bintang di Kota Tarakan pada Maret adalah 1,57 hari, lebih lama dibanding akomodasi lainnya yaitu selama 1,09 hari.

Dibandingkan dengan keadaan  Februari 2019, rata-rata lama menginap tamu hotel bintang meningkat 0,23 poin, dan rata-rata lama menginap tamu akomodasi lainnya turun 0,15 poin,” ujarnya.

Selanjutnya, rata-rata lama menginap tamu asing dan tamu domestik pada akomodasi lainnya di Kalimantan Utara bulan Maret 2019 selama 1,21 hari, atau mengalami penurunan sebesar 0,07 poin dibandingkan dengan rata-rata lama menginap tamu pada Februari 2019 .

“Jika kita dibandingkan antara tamu asing dan domestik, rata-rata lama menginap tamu asing pada bulan Maret lebih lama dibandingkan tamu domestik, yaitu masing-masing 1,45 hari dan 1,21 hari,” ujarnya.

Eko menyimpulkan, dari perkembangan rata-rata lama tamu menginap setiap bulannya pada hotel berbintang dalam kurun waktu Januari 2018 – Maret 2019,

terlihat rata-rata lama tamu menginap paling lama terjadi pada bulan Januari 2019 yaitu sebesar 2,81 hari, sebaliknya terendah pada Juli 2018 memiliki jumlah hari yakni 1 hari. (*)

BACA JUGA

Rene Mihelic, Jadi Pemain Paling Ditunggu Bobotoh, Berikut Fakta Calon Gelandang Persib Bandung Ini

Halaman
12
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved