Breaking News

BREAKING NEWS - Hendak Dikirim ke Palu, 5 Kilogram Sabu-sabu Diamankan di Bidukbiduk

BS diamankan saat tengah menginap di sebuah Penginapan Teluk Permai, di Bidukbiduk.

FOTO POLRES BERAU
Tersangka BS (51) diamankan dengan barang bukti berupa 5 paket yang diduga berisi sabu-sabu. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Minimnya pengawasan wilayah perairan dimanfaatkan oleh para kurir narkoba untuk mengedarkan sabu-sabu dari negara tetangga ke Pulau Sulawesi.

Kapolres Berau, AKBP Pramuja Sigit Wahono pada hari Sabtu (4/5/2019) mengungkapkan, Badan Narkotika Nasional (BNN), mengamankan seorang kurir narkoba, berinisial BS (51) saat membawa narkoba jenis sabu-sabu seberat 5 kilogram.

Menurut hasil pemeriksaan terhadap BS, diketahui, narkoba itu rencananya akan dibawa ke Palu, Sulawesi Tengah, menggunakan transportasi laut, melalui Kecamatan Bidukbiduk, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur.

Secara geografis, Palu dengan Bidukbiduk memang cukup dekat. Masyarakat biasa menyeberang lautan dengan kapal motor kurang dari 20 jam.

BS diamankan saat tengah menginap di sebuah Penginapan Teluk Permai, di Bidukbiduk.

BNN yang sejak awal sudah mendapat informasi tentang peneyelundupan narkoba, sudah mengintai BS, yang saat diamankan membawa kardus besar.

Saat disergap dan digeledah, petugas menemukan 5 bungkusan plastik yang masing-masing beratnya mencapai 1 kilogram. Di dalamnya diduga berisi narkoba golongan satu.

“Menurut pengakuan tersangka, akan dibawa ke Palu, Sulawesi Tengah. Barang bukti lima bungkus plastik yang diduga paket sabu-sabu. Masing-masing beratnya 1 kilogram. Jadi total ada 5 kilogram,” ungkap Kapolres Berau, AKBP Pramuja Sigit Wahono.

Selain narkoba, petugas juga menyita barang bukti lain berupa dua unit telepon seluler yang digunakan untuk berkomunikasi saat mengantar paket narkoba. Serta uang tunai sebesar Rp 300 ribu dari tangan tersangka.

“Saat ini tersangka bersama tim dalam perjalanan dari Bidukbiduk menuju Tanjung Redeb,” ujar Sigit.

Perjalanan dari Bidukbiduk ke Tanjung Redeb diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 8 jam perjalanan darat.

Bidukbiduk merupakan kecamatan terjauh di Kabupaten Berau.

Masyarakat Bidukbiduk, biasanya mendapatkan suplai bahan pokok dari Sulawesi Tengah dan sekitarnya.

Jalur ini diyakini kerap digunakan oleh para kurir dan bandar narkoba untuk menyelundupkan barang haram tersebut. (*)

BACA JUGA

TERPOPULER - SBY Blak-blakan Soal Proses Pergantian Kapolri, Ada yang Coba Intervensi via SMS

Soal Skill Rene Mihelic, Begini Komentar Pelatih Anyar Persib Bandung, Robert Rene Alberts

TERBARU Real Count KPU Sabtu (4/5/2019) pagi, Jokowi Masih Jaga Keunggulan dari Prabowo

OTT KPK di Balikpapan, Febri Diansyah: Hakim Diduga Terima Suap Rp100 Juta

Hasil Latihan Bebas Kedua FP2 MotoGP Jerez 2019, Danilo Petrucci Tercepat, Valentino Rossi Tercecer


Likes dan Follow Fanspage Facebook

Follow Twitter

Follow Instagram

Subscribe official YouTube Channel

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved