Ramadhan 2019
Disdikbud Kukar: Sekolah Diliburkan 2 Hari di Awal Ramadhan, Jam Pelajaran Dikurangi 10 Menit
Memasuki awal puasa Ramadhan 2019 / 1440 H seluruh sekolah di Kukar diliburkan selama 2 hari, yakni 6-7 Mei 2019.
Penulis: Rahmad Taufik |
Laporan Wartawan Tribunkaltim. Co, Rahmat Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Memasuki awal puasa Ramadhan 2019 / 1440 H seluruh sekolah di Kukar diliburkan selama 2 hari, yakni 6-7 Mei 2019.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada seluruh Kepala UPT Layanan Kependidikan Kecamatan dan Kepala Satuan Pendidikan SD/MI dan SMP/MTs terkait libur awal puasa tersebut.
"Surat edaran ini baru dikirimkan hari ini," kata Tulus Sutopo, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, Sabtu (4/5/2019).
Selain itu, surat edaran nomor 420/07/DPK-III/5/2019 tertanggal 2 Mei 2019 juga mencantumkan perihal jam masuk sekolah dimulai pukul 08.00 selama Ramadhan.
"Bahkan setiap satu jam pelajaran dikurangi 10 menit," tuturnya.
Tiap sekolah diperkenankan untuk menggelar kegiatan keagamaan dan sosial selama ramadan, termasuk pesantren kilat, buka bersama, shalat tarawih bareng dan tadarusan.
Sedangkan libur Idul Fitri ditetapkan 6 hari sebelum 1 Syawal 1440 H.
Sementara itu agenda ulangan umum semester, pembagian rapor, pengumuman kelulusan juga berlangsung di bulan Ramadhan.
Ulangan umum semester genap kelas I-V SD/MI digelar pada 13-18 Mei 2019, sedangkan kelas VII-VIII SMP/MTs pada 20-25 Mei 2019.
Tanggal penulisan rapor bagi murid SD dan SMP dilaksanakan 31 Mei 2019.
"Satuan pendidikan wajib menyampaikan Laporan Hasil Belajar kepada orangtua murid," ucapnya.
Pengumuman kelulusan bagi murid kelas IX SMP/MTs dilaksanakan pada 29 Mei 2019 dan kelas VI SD/MI pada 12 Juni 2019. Libur semester genap mulai 10 Juni-6 Juli 2019. (*)
3 Pesan Jokowi
Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi menitip tiga pesan jelang 1 Ramadhan 2019 dan Lebaran 2019.
Tiga pesan itu dititip kepada seluruh jajarannya, untuk memastikan Ramadhan 2019 dan Lebaran 2019 berjalan baik.
Presiden Jokowi menyampaikan tiga pesan itu dalam rapat terbatas yang membahas tentang evaluasi harga persiapan menjelang Ramadhan 2019 dan Lebaran 2019, di Kantor Presiden, Jumat (3/5/2019).
"Ini adalah rapat yang sudah rutin kita lakukan setiap tahunnya. Tapi saya ingin tahun ini persiapannya lebih detail dan semakin baik terutama yang berkaitan dengan manajemen lapangan. Manajemen lapangan harus lebih terpadu, lebih terkoordinasi, di pusat maupun di daerah," ujar Presiden Jokowi dilansir laman resmi Kementerian Agama.
Menurut Presiden Jokowi, ada tiga hal utama yang harus diperhatikan oleh jajarannya.
Pertama, kepastian ketersediaan bahan-bahan pokok di tengah masyarakat agar harga-harga bahan pokok dapat relatif terjaga.
"Yang pertama, berkaitan dengan ketersediaan dan stabilitas harga bahan-bahan pokok betul-betul harus terus kita jaga," ucap Presiden Jokowi.
Kedua, Presiden Jokowi menyinggung soal persiapan dari sisi sarana dan prasarana transportasi menjelang Lebaran 2019 nanti, utamanya yang berada di jalur-jalur mudik.
"Kita bersyukur saat ini jalan tol Trans Jawa juga sudah tersambung dari Merak sampai Probolinggo. Ini akan sangat membantu. Juga di Sumatra dengan tol Trans Sumatra, juga beberapa ruas dari Bakauheni mungkin sampai Palembang juga sudah tersambung, sehingga ini juga akan memperlancar arus mudik antarwilayah di Sumatra," tuturnya.
Ketiga, Presiden Jokowi meminta kesiapan TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Keduanya diminta untuk meningkatkan sinergi agar dapat menjalankan tugas dengan baik dan menimbulkan rasa aman di tengah masyarakat.
"Saya minta Polri dan TNI untuk terus bersinergi melakukan tindakan-tindakan pencegahan dan penangkalan terhadap setiap potensi gangguan keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan sehingga umat Islam bisa menjalankan ibadahnya dengan tenang, aman, dan nyaman," tandas Presiden Jokowi.
Awal Puasa Ramadhan Diperkirakan Serentak
Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin memprediksi, awal bulan Puasa Ramadhan, Syawal, serta Dzulhijjah 1440 H/2019 M.
Dalam akun Instagram resmi Lapan, @lapan_ri, mengunggah garis tanggal yang dibuat dengan aplikasi Accurate Hijri Calendar (AHC).
Garis tanggal ini digunakan untuk menentukan secara hisab awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah 1440 H/2019 M.
Gambar pertama merupakan, garis tanggal Ramadhan 1440 H/2019 M berdasarkan kriteria Wujudul Hilal (antara arsir merah dan putih), ketinggian bulan dua derajat (antara arsir putih dan biru), dan kriteria Odeh (antara arsir biru dan hijau).
Sementara gambar kedua adalah garis tanggal Ramadhan 1440/2019 M berdasarkan Rekomendasi Jakarta 2017.
Menurut Thomas Djamaluddin, dari semua kriteria yang berlaku di Indonesia, semua menunjukkan, pada saat Magrib, hari Minggu (5/3/2019) posisi bulan telah memenuhi kriteria.
Kriteria tersebut adalah Wujudul Hilal yang digunakan Muhammadiyah; ketinggian bulan dua derajat yang digunakan NU; kriteria internasional (kriteria Odeh); dan usulan Rekomendasi Jakarta 2017 (yang kriterianya sudah digunakan Persis).
"Artinya, secara hisab ditentukan awal 1 Ramadhan 1440 H jatuh pada 6 Mei 2019," kata Thomas Djamaluddin yang juga anggota Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama (Kemenag), dilansir Tribunnews.com.
Meski demikian, kepastian kapan awal bulan Puasa Ramadhan, menunggu hasil sidang Isbat yang menggabungkan dengan hasil rukyat (pengamatan) hilal pada saat Magrib, 5 Mei 2019.
Sementara untuk 1 Syawal 2019, diprediksi jatuh pada tanggal 5 Juni 2019.
Hal tersebut merujuk pada garis tanggal Syawal 1440 H berdasarkan kriteria Wujudul Hilal (antara arsir merah dan putih), ketinggian bulan dua derajat (antara arsir putih dan biru), dan kriteria Odeh (antara arsir biru dan hijau).
Serta garis tanggal Syawal 1440 H berdasarkan Rekomendasi Jakarta 2017.
Dari semua kriteria yang berlaku di Indonesia, semuanya menunjukkan pada saat Maghrib, Senin, 3 Juni 2019, posisi bulan belum memenuhi kriteria.
"Secara hisab ditentukan awal Syawal (Idul Fitri) 1440 H/2019 M jatuh pada hari berikutnya, Rabu, 5 Juni 2019," papar Thomas Djamaluddin.
Namun, kepastian kapan awal Syawal (Idul Fitri) 1440 H/2019 M tetap menunggu hasil sidang Isbat yang akan menggabungkan dengan hasil rukyat (pengamatan) hilal pada saat Maghrib, 3 Juni 2019.
Sama halnya dengan awal Dzulhijjah 1440 H/2019.
Berikut gambar garis tanggal Dzulhijjah 1440 berdasarkan kriteria Wujudul Hilal (antara arsir merah dan putih), ketinggian bulan dua derajat (antara arsir putih dan biru), dan kriteria Odeh (antara arsir biru dan hijau).
Serta garis tanggal Dzulhijjah 1440 berdasarkan Rekomendasi Jakarta 2017.
Dari semua kriteria yang berlaku di Indonesia, Wujudul Hilal yang digunakan Muhammadiyah dan ketinggian bulan dua derajat yang digunakan NU, semuanya menunjukkan pada saat Maghrib, 1 Agustus 2019, posisi Bulan telah memenuhi kriteria.
Artinya, secara hisab ditentukan awal Dzuhijjah 1440 H jatuh pada 2 Agustus 2019 dan Idul Adha pada 11 Agustus 2019.
Namun, menurut kriteria internasional (kriteria Odeh) dan usulan Rekomendasi Jakarta 2017 (yang kriterianya sudah digunakan Persis), pada saat Maghrib 1 Agustus 2019, posisi bulan belum memenuhi kriteria.
Sehingga menurut kriteria tersebut, awal Dzulhijjah jatuh pada hari berikutnya, 3 Agustus 2019.
Kepastiannya menunggu hasil sidang Isbat yang akan menggabungkan dengan hasil rukyat (pengamatan) hilal pada saat Maghrib 1 Agustus 2019.
Sesuai Rekomendasi Jakarta 2017, bila ada perbedaan karena beda kriteria atau beda dengan hasil rukyat (pengamatan) hilal maka kita merujuk keputusan Pemerintah sebagai otoritas tunggal, demi persatuan umat.
Untuk selengkapnya, Anda bisa menyimak melalui tautan ini.
BACA JUGA
TERPOPULER - SBY Blak-blakan Soal Proses Pergantian Kapolri, Ada yang Coba Intervensi via SMS
Soal Skill Rene Mihelic, Begini Komentar Pelatih Anyar Persib Bandung, Robert Rene Alberts
TERBARU Real Count KPU Sabtu (4/5/2019) pagi, Jokowi Masih Jaga Keunggulan dari Prabowo
OTT KPK di Balikpapan, Febri Diansyah: Hakim Diduga Terima Suap Rp100 Juta
Hasil Latihan Bebas Kedua FP2 MotoGP Jerez 2019, Danilo Petrucci Tercepat, Valentino Rossi Tercecer
Likes dan Follow Fanspage Facebook
Follow Twitter
Follow Instagram
Subscribe official YouTube Channel
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/1-ramadhan-2019-tinggal-menghitung-hari-ini-bacaan-niat-puasa-serta-tata-cara-shalat-tarawih.jpg)