Komunitas

Komunitas Hunting Pasar, Rela Becek Demi Foto Human Interest di Pasar, Sering Juga Dikira Wartawan

Komunitas Hunting Pasar, unik karena mereka hunting foto human interest khusus di pasar. Tak heran, mereka pun kerap dianggap sebagai wartawan.

Komunitas Hunting Pasar, Rela Becek Demi Foto Human Interest di Pasar, Sering Juga Dikira Wartawan - komunitas-pasar-2.jpg
TRIBUN KALTIM/JINO PRAYUDI KARTONO
Komunitas Hunting Pasar sering mengadakan kegiatan foto di pasar setiap bulannya. Untuk bulan Ramadan kemungkinan pasar Ramadan yang akan menjadi target foto Komunitas ini
Komunitas Hunting Pasar, Rela Becek Demi Foto Human Interest di Pasar, Sering Juga Dikira Wartawan - komunitas-pasar4.jpg
TRIBUN KALTIM/JINO PRAYUDI KARTONO
Komunitas Hunting Pasar sering mengadakan kegiatan foto di pasar setiap bulannya. Untuk bulan Ramadan kemungkinan pasar Ramadan yang akan menjadi target foto Komunitas ini
Komunitas Hunting Pasar, Rela Becek Demi Foto Human Interest di Pasar, Sering Juga Dikira Wartawan - komunitas-pasar-4.jpg
TRIBUN KALTIM/JINO PRAYUDI KARTONO
Komunitas Hunting Pasar sering mengadakan kegiatan foto di pasar setiap bulannya. Untuk bulan Ramadan kemungkinan pasar Ramadan yang akan menjadi target foto Komunitas ini

Pasar-pasar yang ada di kota Balikpapan didatangi para pecinta fotografi ini.

Seperti pasar yang ada di daerah Pasar Baru, pasar Pandansari, pasar Sepinggan dan beberapa pasar lainnya didatangi para fotografer penghobi fotografi lokal.

Bahkan Rendra beberapa waktu lalu pernah mengajak anak-anak komunitas ini ke pasar Segiri Samarinda.

"Biar enggak jenuh dan bosan. Jadi dulu pernah kita ajak ke pasar Segiri," katanya.

Bahkan selama kegiatan hunting banyak cerita unik yang dirasakan para anggota.

Dari penuturan Rendra saat pertama kali hunting dia dan para anggota dianggap wartawan.

"Sering banget. Bahkan pernah mereka nanya mau masuk koran apa mas? Padahal kita cuma mau foto-foto biasa," katanya.

Namun seiring berjalannya waktu dan kadang setiap beberapa waktu menyambangi pasar yang sama membuat pedagang di pasar nyaman dan senang.

Soalnya mereka menganggap para anggota Hunting Pasar ini membantu mempromosikan pasar yang mereka kunjungi.

Ternyata beda kota beda juga suasananya.

"Kalau di Samarinda kita ditanya-tanyain dulu mau ngapain. Harus izin dulu sama koordinatornya," ucap Rendra.

Hunting pasar ini terbuka bagi siapa saja.

Tidak harus seseorang yang punya kamera digital atau kamera mahal yang boleh ikut.

Yang punya smartphone pun bisa memotret kegiatan apa saja yang ada di pasar sekaligus mengenalkan pasar di media sosial.

"Kita bakal info-info di Instagram @huntingpasar.bpn, lokasi pasar mana yang kita serbu.

Terus nantinya beberapa foto bakal kita upload di Instagram," ucapnya.

Sering Jadi Tempat Curhat

PARA anggota komunitas Hunting Pasar Balikpapan tidak hanya mencari momen foto human interest selama mampir ke pasar yang mereka kunjungi.

Terkadang mereka pun secara tak langsung melakukan interaksi dengan pedagang pasar.

Itulah nikmat yang dirasakan para anak-anak komunitas ini ketika mereka hunting.

Mereka pun jadi tahu seluk-beluk atau kondisi pasar langsung dari para pedagang.

Bahkan sesekali para pedagang pasar pun curhat seputar kegiatan mereka.

"Jadi senang dan komunikasi kita ke meraka itu jadi seperti lebih akrab dan mungkin sedikit hiburan meraka dengan hiruk-pikuknya suasana di pasar.

Contoh seperti berpose saat mau di foto, bahkan ada dari salah satu pedagang mereka tahu kalau kita dari komunitas Hunpas," kata Rendra Kordinator Wilayah Hunting Pasar Balikpapan.

Meskipun begitu para anggota juga sering mendapatkan respon negatif. Bahkan dari penuturan Rendra ada beberapa anggota yang memotret salah satu pedagang secara candida malah terkena lemparan bawang.

"Nah sekarang dukanya ada beberapa lah mungkin tidak suka si foto soalnya ada salah satu teman yang pas mau jepret secara candid, pas pedagang itu secara langsungu lempar dengan bawang," katanya.

Selain itu para pedagang selalu meluapkan keluh kesahnya ke para anggota. Kadang para pedagang sering curhat tentang menurunnya daya beli masyarakat.

Entah itu karena kondisi pasar yang tidak nyaman buat pengunjung atau memang lokasi pasar yang memang kurang dikenal masyarakat.

"Dan duka yang lain ya dari sisi pasarnya (pernah) dua kali datang ke pasar yang sama dua kali juga mereka curhat tentang menurunnya daya beli pasar tersebut.

Nah ini salah satu tugas kami bukan hanya sekedar jepret tapi di sosmed yang biasa kami ulpoad, secara tidak langsung kita mempromosikan," tutur pria bernama lengkap Rendra Pratama ini.

Buat Konsep Dulu Sebelum Motret

MEMOTRET manusia tidak semudah memotret benda mati.

Mungkin itulah yang diutarakan Rendra Pratama ketika ditanya memotret foto berkonsep human interest.

Memang memotret foto human interest tidak hanya fokus terhadap setingan cahaya kamera saja.

Momen yang tepat bisa menghasilkan sebuah foto human interest yang indah.

Bahkan jika momen yang pas itulah seorant fotografer bisa memberikan sebuah cerita dari hasil jepretannya.

Dia pun membagi tips menciptakan foto human interest yang memiliki nilai.

Pertama adalah komposisi yang menjadi satu dari beberapa elemen untuk menghasilkan foto human interest.

"Bermain beberapa komposisi, terutama perspektif yang berbeda atau poin of view," ucapnya.

Yang kedua adalah pahami betul konsep foto yang akan dibuat.

Baik itu kecepatan rana, diafragma lensa maupun ISO kamera. Terakhir yang menjadi nilai penting adalah momen.

Ya, jika sudah komposisi kamera serta angle yang dibuat sesuai keinginan terkadang momen sering tertinggal. Hal ini bisa disebabkan bermacam-macam.

Bisa karena kondisi, suasana lokasi atau model yang dipotret sedang bergerak atau tidak mengeluarkan ekspresi yang diinginkan.

"Momen merupakan salah satu hall yang terpenting dalam foto human interest.

Mencari momen yang unik, terkadang momen tersebut muncul tiba tiba.

Dan memaksa kita untuk bergerak cepat mengambil kesempatan situasi tersebut," tuturnya. (*)

BACA JUGA

TERPOPULER - SBY Blak-blakan Soal Proses Pergantian Kapolri, Ada yang Coba Intervensi via SMS

SCG Sebut Ahmad Dhani tak Lolos jadi DPR RI dan 3 Artis Lainnya yang Sama Bertarung di Jatim

TERBARU Real Count KPU Sabtu (4/5/2019) pagi, Jokowi Masih Jaga Keunggulan dari Prabowo

OTT KPK di Balikpapan, Febri Diansyah: Hakim Diduga Terima Suap Rp100 Juta

Hasil Latihan Bebas Kedua FP2 MotoGP Jerez 2019, Danilo Petrucci Tercepat, Valentino Rossi Tercecer

Likes dan Follow Fanspage Facebook

Follow Twitter

Follow Instagram

Subscribe official YouTube Channel

Penulis: Jino Prayudi Kartono
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved