Ramadhan 2019
Sambut 1 Ramadhan 1440 H/2019 Marak Ucapan Marhaban Ya Ramadhan, Apa Arti Sebenarnya?
Jelang 1 Ramadhan 1440 H / 1 Ramadhan 2019 atau awal Puasa Ramadhan, biasanya banyak bertebaran tulisan atau ucapan Marhaban Ya Ramadhan
Penulis: Syaiful Syafar | Editor: Doan Pardede
TRIBUNKALTIM.CO - Jelang 1 Ramadhan 1440 H / 1 Ramadhan 2019 atau awal Puasa Ramadhan, biasanya banyak bertebaran tulisan atau ucapan Marhaban Ya Ramadhan. Apakah arti sebenarnya?
Minggu (5/5/2019), Kementerian Agama akan menggelar sidang Isbat penentuan 1 Ramadhan 1440 H / 1 Ramadhan 2019 atau awal Puasa Ramadhan. Sebelum itu sudah banyak bertebaran ucapan Marhaban Ya Ramadhan.
Ucapan atau tulisan Marhaban Ya Ramadhan memang identik dengan awal Puasa Ramadhan.
Kebanyakan orang mengetahui arti Marhaban Ya Ramadhan adalah "Selamat Datang Bulan Ramadhan".
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata Marhaban diartikan sebagai kata seru (afektif) untuk menyambut atau menghormati tamu (yang berarti selamat datang).
Bisa juga diartikan lagu puji-pujian (yang dinyanyikan pada perayaan Maulid Nabi Muhammad saw, dengan diiringi rebana).
Tidak heran jika banyak yang mengartikan Marhaban Ya Ramadhan sebagai ucapan "Selamat Datang" untuk bulan Ramadhan.
Ulama kondang Prof Quraish Shihab menilai arti tersebut tidak salah, tetapi amat sederhana.
Hal ini dia jelaskan melalui laman resminya di http://quraishshihab.com.
Menurut penjelasan Prof Quraish Shihab, kata marhaban terambil dari bahasa Arab, dari kata raheb yang berarti luas/lebar.
Ia diucapkan kepada tamu untuk menggambarkan bahwa ia disambut dengan hati lapang penuh kegembiraan.
Dari akar kata raheb lahir juga kata yang berarti tempat perhentian musafir untuk memperbaiki kendaraan dan mengambil bekal perjalanan.
Pada hakikatnya, kedua makna di atas inilah yang dimaksud oleh ungkapan di atas.
Yakni pengucapnya menilai bahwa bulan Ramadhan adalah tamu agung yang disambut dengan kegembiraan dan lapang dada.
Didasarkan oleh kesadaran bahwa melalui bulan ini kita dapat memperbaiki apa yang salah dari sikap dan kelakuan kita serta mengambil bekal perjalanan menuju ke akhirat.
Memang betapa ia tidak disambut gembira oleh mereka yang sadar bahwa dosanya banyak, sedang bulan ini adalah bulan pengampunan, umurnya hari ke hari berlalu tanpa diisi dengan baik, sedang di bulan ini ada malam yang lebih baik dari seribu bulan, harapannya pun banyak yang belum terpenuhi, sedang di bulan ini Allah menjanjikan pengabulan bagi yang tulus berdoa.
Rasul berpesan agar melakukan empat hal pokok dalam bulan Ramadhan.
Dua di antaranya menjadikan Allah rida, yaitu mengakui keesaan-Nya dan memohon ampunan-Nya, sedang dua lainnya—menurut Rasul—jangan tidak diusahakan meraihnya, yaitu memohon surga dan berlindung dari neraka.
Mengesakan Allah bukan sekadar mengakui wujud-Nya yang tidak berbilang, tidak berunsur, tidak beranak dan diperanakkan, tetapi juga tidak mempersekutukan-Nya dalam beribadah, yakni tidak pamrih.
Bahkan tidak berkelompok-kelompok yang saling berseberangan sehingga berakibat terpecahnya kesatuan masyarakat (baca QS. ar-Rûm[30]: 32).
Memohon ampunan-Nya menuntut pengakuan dosa disertai dengan penyesalan yang mendalam yang mengantar kepada permohonan maaf dan ampun, baik terhadap Allah maupun sesama manusia.
Memohon surga dan menghindar dari neraka adalah dengan beramal saleh, yakni mengerjakan yang wajib lalu memilih prioritas sunah yang paling sesuai dengan kondisi dan situasi yang dihadapi.
Shalat sunah di waktu malam baik, tapi jangan itu menjadi penyebab terabaikannya kewajiban di kantor.
Mengkhatam Alquran baik, tetapi lebih daripada itu adalah mempelajarinya dan memahami maknanya lalu mengamalkannya walau hanya sekian ayat.
Dalam konteks meraih surga dan menghindari neraka, Nabi Muhammad SAW berpesan, "Hindarilah neraka walau dengan separuh kurma."
Maksud beliau, jangan segan melalukan kebaikan walau terasa kecil atau sedikit karena yang kecil lebih baik daripada tiada dan yang sedikit bila berulang menjadi banyak.
Beliau juga menyampaikan bahwa, "Seorang yang bergelimang dosa diampuni Allah karena memberi minum seekor anjing."
Di kali lain beliau bersabda, "Seorang wanita dimasukkan ke neraka karena mengurung seekor kucing tanpa memberinya makan atau melepaskannya mencari sendiri makanannya."
Kedua contoh di atas adalah amal-amal sederhana, tapi Allah menilainya besar karena keikhlasan dan kasih sayang sosok yang memberi minum anjing dan karena keangkuhan dan ketidakpedulian yang mengurung kucing itu.
Maka sudah sekiranya bagi umat Islam untuk melapangkan diri dan bergembira menyambut bulan suci Ramadhan lewat menyebarkan ucapan Marhaban Ya Ramadhan.
Kumpulan Ucapan Selamat Ramadhan
Seiring 1 Ramadhan 1440 H / 1 Ramadhan 2019 atau awal Puasa Ramadhan, tak jarang dari kita mengirmkan ucapan selamat kepada kerabat atau kolega.
Ucapan selamat Ramadhan atau selamat menjalankan ibadah Puasa Ramadhan memberikan kesan tersendiri. Apalagi jika ucapan selamat Ramadhan dirangkai dengan kata-kata indah.
Kemajuan teknologi memudahkan untuk kita mengirimkan ucapan selamat melalui berbagai media sosial.
Bagi Anda yang menginginkan ucapan selamat Ramadhan dan menjalankan ibdah Puasa Ramadhan, berikut TribunKaltim.co rangkum 50 ucapan selamat Ramadhan 2019 yang bisa dikirimkan ke kerabat atau kolega.
Ucapan selamat Ramadhan 2019 dan Puasa Ramadhan ini bisa dikirim ke seluruh aplikasi media sosial baik Facebook, Twitter, Instagram mapun WhatsApp.
1. Selembut embun dipagi hari, tengadah tangan sepuluh jari, ucapkan salam setulus hati, selamat menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan, mohon maaf lahir bathin.
2. Marhaban yaa Ramadhan, pucuk selasih bertunas menjulang dahannya patah tolong betulkan, puasa Ramadhan kembali menjelang, salah dan khilaf mohon dimaafkan. Selamat Menunaikan Ibadah puasa.
3. Hari berlalu begitu cepat segudang aktivitas telah menguras tenaga & pikiran kita, hingga tanpa terasa hanya dalam hitungan berapa puluh jam lagi kita akan songsong fajar suci ramadhon yang akan mencuci lahir dan batin kita selama 1 tahun. Tapi sebelumnya dengan segala kerendahan hati, saya mohon maaf lahir dan batin, sebelum akhirnya kita akan berserah diri pada Allah SWT. Amin...
4. Sebelum lidah keluh, sebelum hati keabali membeku, sebelum jempol kaku & sulit hanya untuk sekedar minta maaf lewat sms & sebelum semua operator sibuk..MOHON Maaf atas semua khilaf yg ku lakuin. Maafin yaks!
5. Marhaban ya Ramadhan Bulan suci kembali tiba, saat tepat menyucikan diri dari segala dosa, tanpa basa basi mohon dimaafkan segala kesalahan.
6. Mengingat Kata yang Salah, Hati yang Berprasangka, janji yang terlupakan, Sikap & Sifat yang menyakitkan, di hari ini ijinkanlah ku juga mengucapkan mohon maaf LAHIR DAN BATHIN.
7. Sebelum HCl jadi basa, NaOH jadi asam, NaCl jadi manis n glukosa jadi asin, hati selalu tertengadah mengharap titrasi maaf dari buret hatimu. Marhaban Ya Ramadhan.
8. Anak melayu mengail ikan, perahu berlabuh ditengah lautan, sambil menunggu datangnya ramdhan jari ku susun mohon ampunan, selamat menyambut bulan suci ramadhan bagi semua umat muslim.
9. Mungkin hari-hari yang lewat telah menyisakan sebersit kenangan yang tak terlupa,ada salah, ada khilaf, ada dosa yang mengikuti perjalanan hari–hari itu. Agar tak ada sesal, tak ada dendam, tak ada penyesalan. Mari kita sama-sama sucikan hati,diri,dan jiwa kita. Marhaban Yaa Ramadhan.
10. Jika semua HARTA adalah RACUN maka ZAKAT-lah penawarnya,
11. Jika seluruh UMUR adalah DOSA maka TAQWA&TOBAT lah obatnya, Jika seluruh BULAN adalah NODA maka RAMADHAN lah pemutihnya, MOHON MAAF LAHIR&BATHIN, SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA.
12. Bila hati saling terpaut rasa cinta terjalin indah. Bila salah & Khilaf telah terjadi maka Mohon Maaf Lahir & Batin atas kesalahan,
13. Marhaban Ya Ramadhan, Selamat Menunaikan Ibadah Puasa. Semoga kita selalu diberkahi dibulan yang penuh maghfirah.
14. Gersang bumi tanpa hujan.. Gersang akal tanpa ilmu, gersang hati tanpa iman. Gersang jiwa tanpa amal.. Marhaban ya Ramadhan... selamat menunaikan ibadah puasa mohon maaf lahir dan bathin.
15. Ya Allah... Perkayalah Saudaraku ini dengan keilmuan. Hiasi hatinya dengan kesabaran. Muliakan wajahnya dengan ketaqwaan. Perindalah fisiknya dengan kesehatan serta terimalah amal ibadahnya dengan kelipat gandaan. Karena hanya Engkau Dzat penguasa sekalian alam Marhaban Ya Ramadhan... Mohon maaf lahir dan bathin...
Baca juga:
TERPOPULER - SBY Blak-blakan Soal Proses Pergantian Kapolri, Ada yang Coba Intervensi via SMS
SCG Sebut Ahmad Dhani tak Lolos jadi DPR RI dan 3 Artis Lainnya yang Sama Bertarung di Jatim
TERBARU Real Count KPU Sabtu (4/5/2019) pagi, Jokowi Masih Jaga Keunggulan dari Prabowo
OTT KPK di Balikpapan, Febri Diansyah: Hakim Diduga Terima Suap Rp100 Juta
Hasil Latihan Bebas Kedua FP2 MotoGP Jerez 2019, Danilo Petrucci Tercepat, Valentino Rossi Tercecer
Likes Fanpage Facebook
Follow Twitter
Follow Instagram
Subscribe Official YouTube Channel
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/sambut-1-ramadhan-1440-h2019-marak-ucapan-marhaban-ya-ramadhan-apa-arti-sebenarnya.jpg)