OTT KPK di Balikpapan

OTT Kasus Suap Hakim PN Balikpapan, Pengembang BOS Land: Semoga Mafia Tanah juga bisa Diungkap

Warga sipil yang diduga sebagai penyuap hakim PN Balikpapan, inisial SDM, yang merupakan Direktur PT SAP pernah bersitegang dengan BOS Land.

OTT Kasus Suap Hakim PN Balikpapan, Pengembang BOS Land: Semoga Mafia Tanah juga bisa Diungkap
Tribunnews / Jeprima
2 tersangka kasus suap PN Balikpapan saat tiba di gedung KPK Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (4/5/2019). Dari operasi tangkap tangan (OTT) di Balikpapan, Kaltim, KPK mengamankan seorang hakim, panitera muda, dan dua orang pengacara. KPK mengamankan uang sekitar Rp 100 juta yang diduga terkait suap dalam penanganan kasus penipuan di persidangan. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhamamad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Christian Soetio Direktur PT Bintang Omega Sakti (BOS) Land merespon Operasi Tangkap Tangan (OTT) suap Hakim PN Balikpapan yang dilakukan KPK, Jumat (3/5/2019).

Lantas apa hubungan antara Christian Soetio dengan KPK? Keduanya memang tak saling terkait satu sama lain.

Namun belakangan diketahui salah satu warga sipil yang diduga sebagai penyuap hakim PN Balikpapan, inisial SDM yang merupakan Direktur PT SAP pernah bersitegang dengan BOS Land.

Kedua pihak berseteru dalam perkara kepemilikan tanah di Transad Balikpapan. Perselisihan itu sudah berlangsung selama lebih dari setahun terakhir, bahkan sudah melewati proses hukum.

"Hari ini semoga merupakan titik awal kejelasan dari kebenaran dari kepemilikan tanah yang selama ini BOS Land perjuangkan," katanya, Sabtu (4/5/2019).

Diungkapkan Christian, beberapa waktu lalu SDM, dan dua orang lainnya terjerat kasus pemalsuan surat tanah yang tumpang tindih dengan surat tanah yang ia beli.

Kasus tersebut sudah berjalan hingga meja persidangan, bahkan Pengadilan Negeri Balikpapan sudah mengeluarkan putusan.

"Tiba-tiba divonis bebas oleh hakim, yang saya sendiri tidak tahu apa yang menjadi pertimbangan hakim pada saat memutus bebas saudara Sudarman, ternyata sekarang terbuka alasan saudara Sudarman bebas pada waktu itu," bebernya.

Hakim yang memimpin sidang kasus tersebut, diduga adalah hakim yang kena OTT KPK, Jumat (3/5/2019).

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Adhinata Kusuma
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved