Rapat Pleno Rekapitulasi Kota Bontang Ditunda, Ini Penyebabnya

Rapat pleno rekapitulas dan penetapan hasil penghitunhan suara tingkat Kota Bontang ditunda. Agenda yang semula dijadwalkan mulai pukul 09.00 Wita.

Rapat Pleno Rekapitulasi Kota Bontang Ditunda, Ini Penyebabnya
TribunKaltim.Co/Ichwal Setiawan
DITUNDA — Suasanan ruangan rapat pleno rekapitulasi tingkat kota yang digelar di Ball Room Hotel Oak Tree masih menunggu kelengkapan dokumen administrasi. Rapat yanh seharusnya digelar sejak pukul 09.00 Wita ini urung digelar karena ada protes dari tim BPN. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG — Rapat pleno rekapitulas dan penetapan hasil penghitunhan suara tingkat Kota Bontang ditunda. Agenda yang semula dijadwalkan mulai pukul 09.00 Wita hingga pukul 11.39 Wita urung digelar, Minggu (5/5/2019).

Penyebabnya lantaran tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Kota Bontang memprotes hasil pemungutan suara di Dapil 3 Kecamatan Bontang Utara

Saksi BPN, Syahrir mengatakan pihaknya menemukan jumlah Daftar Pemilih Khusus (DPK) atau pemilih menggunakan e-KTP cukup besar, di Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara.

Jumlah DPK yang tercatat sebanyak 1.000 pemilih. Selain itu, temuan tim lainnya yakni pemilih tanpa Formulir A5 dan tak tertulis di dalam daftar hadir ikut menyalurkan hak suaranya.

Tak itu saja, temuan tim juga menyebutkan bahwa jumlah data pemilih tidak sesuai dengan data DPTb yang dirilis terakhir.

“Ini yang kami protes, karena data yang dipegang tidak sesuai dengan yang terjadi di lapangan,” kata Syahrir kepada wartawan.

Dikonfirmasi, Ketua KPU Erwin mengatakan temuan tim dari BPN terkait jumlah DPK membengkak dibenarkan.

Ia mengaku, banyak kasus di lapangan pemilih yang tercatat di DPT namun menggunakan e-KTP saat memilih.

“Jadi ada pemilih yang tercatat sebagai DPT, tapi lupa membawa Formulir C6, makanya petugas KPPS tetap memasukkan dalam DPK,” ujar Erwin.

Menurutnya, hal itu merupakan kesalahan yang wajar. Para petugas KPPS kewalahan pada hari pemungutan suara saat itu.

Halaman
12
Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved