Ramadhan 2019

Apa Hukum Berenang bagi Orang yang Sedang Menjalankan Puasa di Bulan Ramadhan?

Hal-hal yang membatalkan puasa salah satunya yaitu masuknya benda ke dalam tubuh bagian dalam. Benda yang masuk tersebut bisa berupa benda cair

Apa Hukum Berenang bagi Orang yang Sedang Menjalankan Puasa di Bulan Ramadhan?
Environment - Arlington County
ilustrasi - Apa Hukum Berenang bagi Orang yang Sedang Menjalankan Puasa di Bulan Ramadhan? 

TRIBUNKALTIM.CO - Bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah berpuasa di bulan suci Ramadhan diwajibkan untuk bisa menahan diri dari segala macam hal yang dapat membatalkan puasa.

Menahan diri tersebut dimulai dari terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari.

Hal-hal yang membatalkan puasa salah satunya yaitu masuknya benda ke dalam tubuh bagian dalam.

Benda yang masuk tersebut bisa berupa benda cair atau padat.

Benda tersebut tidak boleh masuk mulai dari melalui rongga terbuka, mulut, telinga, lubang hidung, anus, lubang kemaluan atau masuk melalui rongga yang tidak terbuka seperti kepala yang terluka.

Dilansir TribunKaltim.co dari laman nu.or.id, kasus mengenai larangan masuknya benda ke dalam tubuh saat berpuasa ditegaskan oleh Syekh Ibnu Qasim Al-Ghuzzi:

والذي يفطر به الصائم عشرة أشياء) أحدها وثانيها (ما وصل عمداً إلى الجوف) المنفتح (أو) غير المنفتح كالوصول من مأمومة إلى (الرأس) والمراد إمساك الصائم عن وصول عين إلى ما يسمى جوفاً

Artinya, “Perkara yang membatalkan orang berpuasa ada sepuluh. Pertama dan kedua adalah benda yang sampai secara sengaja pada rongga terbuka atau tidak terbuka seperti sampai dari kepala yang terluka. Yang dikehendaki dari pengarang (kitab matan) adalah menahannya orang berpuasa dari sampainya benda kepada anggota tubuh yang bisa disebut rongga,” (Lihat Syekh Ibnu Qasim Al-Ghuzzi, Fathul Qarib Hamisy Hasyiyah Al-Bajuri, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 1999 M], cetakan kedua, juz I, halaman 557).

Maka dari itu orang yang sedang berpuasa di bulan Ramadhan dimakruhkan melakukan aktivitas yang berisiko dapat membatalkan puasa.

Aktivitas yang dapat membatalkan puasa seperti, terlalu berlebihan dalam berkumur, atau menghirup air ke dalam hidung (istinsyaq) saat berwudhu.

Halaman
1234
Penulis: Ayuk Fitri
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved