Hantam Pariwisata-Pangkas Tamu Hotel, Menteri BUMN: Tiket Garuda Masih Normal-normal Aja

Garuda itu tiketnya masih di bawah batas atas, jadi kita (Garuda Indonesia) masih normal-normal aja," ujar Rini di Jakarta, Minggu

Hantam Pariwisata-Pangkas Tamu Hotel, Menteri BUMN: Tiket Garuda Masih Normal-normal Aja
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Menteri BUMN, Rini Soemarno. 

Naiknya Harga Tiket Pesawat Telah Menghantam Pariwisata hingga Pangkas Tamu Hotel, Menteri BUMN: Tiket Garuda Masih Normal-normal Aja

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Setelah Menteri Perhubungan Budi Karya mengatakan tidak bisa intervensi harga tiket pesawat yang mahak, kini Menteri BUMN Rini Soemarno juga menyatakan hal senada.

Keduanya angkat tangan terhadap tiket lonjakan harga tiket tersebut.

Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) Rini Soemarno mengatakan, harga tiket pesawat Garuda Indonesia masih di bawah tarif batas atas yang telah ditentukan oleh Kementerian Perhubungan.

Atas dasar itu menurut Rini, harga tiket pesawat Garuda Indonesia yang saat ini tak melanggar regulasi.

"Kementerian Perhubungan kan ada batas atas, batas bawah, kita ngikutin aja. Garuda itu tiketnya masih di bawah batas atas, jadi kita (Garuda Indonesia) masih normal-normal aja," ujar Rini di Jakarta, Minggu (5/5/2019) seperti dilansir dari Kompas.com.

Garuda Indonesia sendiri merupakan maskapai full service. Maskapai pelat merah tersebut pelayanan berbeda dengan maskapai berbiaya murah.

Menurut Rini, dalam menetapkan tarifnya, Garuda Indonesia telah menghitung biaya operasional yang dikeluarkan dalam tiap penerbangannya.

"Jangan lupa loh Garuda itu perusahaan publik jadi mereka itu kalkulasinya mengikuti cost structure-nya mereka," kata Rini.

ILUSTRASI. Tampak bagian dari pesawat terbaru Garuda Indonesia, Airbus A330-300, yang diresmikan di Hangar 4 GMF-Aeroasia, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (1/2/2016).
ILUSTRASI. Tampak bagian dari pesawat terbaru Garuda Indonesia, Airbus A330-300, yang diresmikan di Hangar 4 GMF-Aeroasia, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (1/2/2016). (KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERA)

Rini pun menambahkan, pihaknya meskipun sebagai pemegang saham mayoritas tak bisa mengintervensi Garuda Indonesia untuk menurunkan harga tiket pesawatnya.

Halaman
1234
Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved