Jaring Pejabat Esselon II BKPP Kutai Timur Libatkan Empat Profesor

Kemungkinan, setelah Lebaran 2019 kita buka pendaftaran. Saat ini, kami sedang mempersiapkan tim penguji untuk seleksi pejabat esselon II

Jaring Pejabat Esselon II BKPP Kutai Timur Libatkan Empat Profesor
TRIBUNKALTIM.CO, MARGARET SARITA
Dokumentasi pelantikan pejabat esselon di lingkungan Pemkab Kutim beberapa waktu lalu_ 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Selain menggelar seleksi Pegawai Pemerintah dengan Kontrak Kerja (P3K), Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutai Timur juga memiliki tugas penting lainnya. Yakni, menggelar seleksi pejabat esselon II di lingkungan Pemkab Kutai Timur. Karena ada 12 posisi esselon II yang sampai saat ini belum terisi dan masih dijabat oleh sekretaris yang merangkap sebagai pelaksana tugas.

Kepala BKPP Kutim, Zainuddin Aspan mengatakan 12 posisi jabatan esselon II, yakni Kepala Dinas maupun Kepala Badan akan segera diisi. Namun, sebelumnya Pemkab Kutim harus melakukan uji kompetensi terhadap para calon yang ingin menduduki jabatan esselon II tersebut.

“Kemungkinan, setelah Lebaran 2019 kita baru buka pendaftaran. Saat ini, kami sedang mempersiapkan tim penguji untuk seleksi pejabat esselon II. Kita akan melibatkan empat Profesor di Kaltim. Tiga dari Universitas Mulawarman dan satu dari Rektor Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (Stiper) Sangatta,” kata Zainuddin Aspan, Selasa (7/5).

Karena, lanjut Zainuddin Aspan, persyaratan untuk menjadi pejabat esselon II saat itu cukup banyak. Di antaranya, mereka harus memiliki kompetensi terbaik. Dari sisi golongan, minimal golongan IV A. Seperti Camat, Kepala Bidang atau mereka yang saat ini menduduki posisi Sekretaris.

“Kalau pun ada yang golongan III D, bisa juga namun memiliki intelegensia di atas rata-rata dan seleksi ini bisa pula diikuti pejabat dari luar Pemkab Kutim, yang penting memenuhi persyaratan,” ujarnya.

Ke-12 jabatan kosong tersebut, di antaranya Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Perindag, Dinas PLTR, Itwilkab, Dinas LH, Dinas Pendidikan, Kepala Satpol PP, Kadis Pemuda dan Olahraga, Staf Ahli Bidang Perekonomian, Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Staf Ahli Bidang Keuangan.

Ke depan, menurut Zainuddin Aspan, mereka yang berstatus P3K pun bisa mengikuti seleksi jabatan tertentu. Asal sudah memiliki nomor induk P3K dan memiliki kompetensi yang cukup, mereka pun bisa menduduki posisi pejabat esselon II. Tapi dengan syarat, diajukan oleh Bupati dan disetujui Kementerian.

“Itu yang bisa memancing kecemburuan tersendiri nanti. Sementara kita berpegang pada jenjang karir, mereka dengan kemampuan dan kompetensinya bisa tiba-tiba melompat ke atas. Seperti di Banjar Baru, Sekretarisnya masih golongan III C. Tapi karena lolos seleksi di Jakarta, langsung menduduki posisi sekretaris di BKN Regional,” ungkap Zainuddin Aspan.

(TribunKaltim.co, Margaret Sarita)

BACA JUGA:

Halaman
12
Penulis: Margaret Sarita
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved