Pasokan Bawang Putih Segera tiba Di Kutim, Harga Diprediksi Turun jadi Rp 60.000/Kg

Harga bawang putih di pasar tradisional di Kutim sudah mulai turun jadi Rp 90.000/Kg dari Rp 100.000/Kg. Diperdiksi akan turun lagi jadi Rp 60 ribu

TribunKaltim.Co/Margaret Sarita
Peninjauan pasar oleh jajaran Disperindag Kutim bersama kepolisian dari Polres Kutim_ 

Sementara dari Bontang, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni bersama tim Satgas Pangan kembali menggelar monitoring harga di pasar Kota Bontang, Selasa (7/5/2019).

Memasuki hari kedua Puasa Ramadhan harga bawang putih masih tembus Rp 100 ribu- Rp150 ribu per kilogram.

Rombongan tiba di pasar sekitar pukul 10.00 Wita, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni didampingi Kapolres Bontang, AKBP Siswanto Mukti, Kadis Dinas Koperasi, Perdagangan dan UMKM (Diskopdag-UMKM), Asdar Ibrahim, Kadis Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) menyambangi sejumlah lapak para pedagang.

Temuan tim harga bawang putih masih menyentuh Rp 100 ribu-Rp 150 ribu per kilogram. Kelangkaan stok bawang putih di pasaran membuat harga melambung 300 persen dari harga normal.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengaku, stok bawang putih di Bontang dipasok dari Samarinda. Rata-rata pedagang memperoleh pasokan dari Pasar Segiri Samarinda. Stok di Ibu kota Kaltim pun tengah kosong akibatnya berdampak hingga ke Bontang.

“Belum datang, kemarin baru tiba mungkin besok baru didistribusikan ke kabupaten/kota lainnya dari Samarinda,” ujar Neni Moerniaeni

Stok bawang putih secara bertahap akan kembali normal seperti sedia kala. Pemenuhan stok ini akan diikuti dengan penurunan harga komoditi bawang putih.

“Rencananya nanti akan datang stok bawang putih sampai 250 ton di Kaltim. Kemungkinan tak lama lagi harga bisa normal,” ujarnya.

Di saat bersamaan, Kadis Diskopdag-UMKM, Asdar Ibrahim menambahkan diprediksi stok bawang putih akan tiba di Bontang sore ini.

Informasi terakhir, stok bawang putih mulai didistribusikan ke kabupaten/kota lainnya dari Samarinda sejak pagi tadi. Secara berkala, harga diproyeksi turun sampai Rp 50 ribu per kilogramnya dan secara berangsur harga kembali normal. “Jika sudah datang, kami akan kroscek lagi di lapangan apakah sudah stabil atau mulai turun,” ungkap Asdar. (*) 

Halaman
123
Penulis: Margaret Sarita
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved