Ilmu Pengetahuan Alam

Sering Sebut Air Mata Buaya, Apakah Buaya Bisa Menangis? Air Mata Buaya itu Fakta, Ini Penjelasannya

Ternyata buaya yang kita ketahui punya sisi tersembunyi yang jarang orang tahu, mereka bisa menangis saat makan. Ini penjelasan ilmu pengetahuan alam.

Sering Sebut Air Mata Buaya, Apakah Buaya Bisa Menangis? Air Mata Buaya itu Fakta, Ini Penjelasannya
GRAFIS/TRIBUNKALTIM
Bentuk wujud buaya Badas Hitam yang menetap di Kalimantan Timur. Ternyata buaya yang kita ketahui punya sisi tersembunyi yang jarang orang tahu, mereka bisa menangis saat makan. Berikut penjelasan ilmu pengetahuan alam soal reptil buaya. 

TRIBUNKALTIM.CO - Di Pulau Kalimantan seperti halnya Provinsi Kalimantan Timur dihuni beragam makhluk satu di antaranya seperti binatang reptil buaya

Sering kali buaya di Kalimantan Timur menjadi topik pembicaraan. Mengingat sungai-sungai di Kalimantan Timur masih menjadi tempat favorit para buaya

Membahas soal wujud asli buaya di Kalimantan Timur yang besar dan ganas sampai bahasan soal buaya terkam manusia. Keberadaan buaya memang seperti hal yang umum di Kalimantan Timur

Nah, yang menjadi pengetahuan soal buaya, selain tinggal di Kalimantan Timur apakah buaya juga memiliki air mata. Kadang ada orang yang menganalogikan sesuatu hal dengan bahasa kalimat "air mata buaya."

Usut punya usut, buaya yang kita ketahui rupanya memiliki sisi tersembunyi yang jarang orang tahu, mereka bisa menangis ketika makan.

Temuan ilmiah, ilmu pengetahuan alam, fakta ini sebenarnya sudah diketahui sejak beberapa abad lalu.

Referensi paling awal tentang hal ini dimuat dalam buku terlaris abad ke-14 berjudul The Voyage and Travel karya Sir John Madeville.

Reptil buaya
Reptil buaya (mirror.co.uk)

Madeville mendeskripsikan buaya sebagai ular panjang yang suka berendam di air saat malam hari dan berada di tanah atau bersembunyi di gua saat siang.

"Mereka membunuh manusia dan memakannya sambil menangis," bunyi salah satu kutipan di dalam buku.

Si buaya memang menangis atau setidaknya mengeluarkan air mata, ketika makan.

Halaman
123
Editor: Budi Susilo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved