Ramadhan 2019

Waspada, Makan Berlebihan saat Buka Puasa Bisa Memicu Gula Darah Melonjak Drastis

Kalap makan ketika berbuka puasa di bulan Ramadhan tentu berdampak buruk bagi kesehatan, bisa menyebabkan gula darah meningkat secara mendadak.

Waspada, Makan Berlebihan saat Buka Puasa Bisa Memicu Gula Darah Melonjak Drastis
tjthesportsgeek.com
Ilustrasi - Waspada, Makan Berlebihan saat Buka Puasa Bisa Memicu Gula Darah Melonjak Drastis 

TRIBUNKALTIM.CO - Setelah bepuasa dengan durasi lebih dari 12 jam seharian, tak sedikit orang yang tidak memilih makanan secara bijak saat waktu berbuka tiba.

Banyak orang yang akan langsung menyantap makanan berat dan minuman manis sebanyak-banyaknya, setelah waktu berbuka puasa tiba.

Kalap makan ketika berbuka puasa di bulan Ramadhan tentu berdampak buruk bagi kesehatan.

Menurut Ketua Pergizi Pangan Indonesia, Prof. Hardinsyah, MS. PhD, makan berlebih bisa menyebabkan gula darah meningkat secara mendadak.

Ilustrasi pemeriksaan gula darah
Ilustrasi pemeriksaan gula darah (medicalstutering)

Dampak langsung dari kelebihan atau kekurangan gula darah adalah efek mengantuk.

Ketika kita mengantuk, aktivitas penting dan ibadah pun berpotensi dilalaikan.

"Kalau ngantuk saja bisa membuat kita tidak bisa ibadah. Jadi tata cara puasa dan makan harus yang baik dan benar, jangan berlebihan," kata Hardinsyah beberapa waktu lalu di Jakarta.

Untuk membantu tubuh dalam penyerapan glukosa secara maksimal, kita perlu memiliki sensitivitas insulin. Kadar hormon insulin dalam tubuh kita harus dipacu agar meningkat.

 

Ketika kenaikan gula darah tidak terkendali, lama kelamaan kita beresiko menderita diabetes.

Makan berlebih juga tidak baik bagi lambung karena dipaksa mencerna makanan melebihi kapasitas yang biasa dicernanya.

Halaman
123
Editor: Ayuk Fitri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved