Sering Kembali Tidur setelah Santap Sahur? Waspada, Risiko Ini Mengintai . . .

Sembari menunggu waktu subuh yang terasa cukup lama, tidur kembali memang terlihat sangat menggoda.

Sering Kembali Tidur setelah Santap Sahur? Waspada, Risiko Ini Mengintai . . .
Ilustrasi - Sahur. Ternyata, tidur setelah menyantap sahur bukanlah hal yang baik untuk dilakukan. 

TRIBUNKALTIM.CO - Banyak orang yang kembali tidur setelah menyantap sahur.

Sembari menunggu waktu subuh yang terasa cukup lama, tidur kembali memang terlihat sangat menggoda.

Ternyata, tidur setelah menyantap sahur bukanlah hal yang baik untuk dilakukan.

1. Timbunan Lemak

Dikutip dari Tribun Travel, Kamis (9/5/2019), yang melansir dari berbagai sumber, sejumlah penelitian menyebutkan bahwa jika kamu memiliki keturunan keluarga yang gemuk, maka risiko kegemukan yang akan terjadi pada tubuhmu jika tidur setelah makan akan meningkat menjadi dua kali lipat.

Hal tersebut terjadi lantaran makanan yang kamu konsumsi tak dapat langsung dicerna oleh lambung ketika kamu dalam posisi tertidur.

Oleh karena itu, kalori yang timbul dari makanan tersebut justru akan tersimpan dalam bentuk lemak.

Apalagi jika pada saat sahur, kamu banyak mengkonsumsi makanan yang tinggi kandungan karbohidrat, lemak ataupun makanan-makanan yang digoreng.

Ilustrasi perut buncit
Ilustrasi perut buncit (mcgill.ca)

2. Naiknya Asam Lambung

Jika kamu memiliki riwayat penyakit maag, tidur setelah sahur dapat menyebabkan sistem pencernaan kamu sulit untuk mencerna makanan yang masuk.

Hal tersebut kemudian menimbulkan naiknya kadar asam lambung.

Halaman
1234
Editor: Kholish Chered
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved