Pemilu 2019

Ungkap Penyebab Kematian Petugas KPPS, Ormas Muhammadiyah Tawarkan Kerja Sama pada Bawaslu

Kerja sama tersebut dilakukan Muhammadiyah sebagai bagian dari kepedulian atas banyaknya korban meninggal dalam pemilu.

Ungkap Penyebab Kematian Petugas KPPS, Ormas Muhammadiyah Tawarkan Kerja Sama pada Bawaslu
(KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN)
Organisasi Islam Muhammadiyah memberikan surat pada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk menawarkan kerja sama. Kerja sama tersebut dilakukan Muhammadiyah sebagai bagian dari kepedulian atas banyaknya korban meninggal dalam pemilu. 

TRIBUNKALTIM.CO - Organisasi Islam Muhammadiyah memberikan surat pada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk menawarkan kerja sama.

Kerja sama tersebut dilakukan Muhammadiyah sebagai bagian dari kepedulian atas banyaknya korban meninggal dalam pemilu.

Berdasarkan rilis yang diterima TribunWow.com, Muhammadiyah di Yogyakarta menawarkan kerja sama untuk pembentukan Tim Mitigasi Kesehatan, Kamis (9/5/2019).

Bahkan, Muhammadiyah siap melibatkan 103 rumah sakit dan Fakultas Kedokteran dari Muhammadiyah se-Indonesia untuk turut berpartisipasi.

"Kami Majelis Hukum dan HAM dari Majelis Kesehatan Umat PP Muhammadiyah dengan melibatkan 103 rumah sakit PKU Muhammadiyah dan 13 Fakultas Kedokteran Perguruan Tinggi Muhammadiyah se-Indonesia bermaksud menawarkan kerja sama ke Bawaslu RI," tulis petikan surat tersebut.

Muhammadiyah juga berharap tidak ada kejadian serupa pada pemilu selanjutnya.

Surat resmi itu juga telah mendapatkan persetujuan dari Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Busyro Muqoddas.

Dilansir oleh tayangan YouTube Indonesia Lawyers Club , sebanyak 554 petugas KPPS yang meninggal dunia, Rabu (8/5/2019).

Sementara lebih dari 3.000 orang masih dalam perawatan.

 

Surat Muhammadiyah untuk Bawaslu, Kamis (9/5/2019)
Surat Muhammadiyah untuk Bawaslu, Kamis (9/5/2019) (Twitter @majelishukumham)

Sebagaimana diketahui, data per 4 Mei 2019, pukul 16.00 WIB sebanyak 440 petugas KPPS meninggal dunia, dan 3.788 lainnya jatuh sakit.

Mengutip WartaKotaLive.com, Komisioner Komisi Pemilihan Umum, Ilham Saputra menilai hal ini juga menjadi satu insiden yang harus dievaluasi secara bersama.

Halaman
1234
Editor: Kholish Chered
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved