Liga Champions

Perjalanan Panjang Anak Petani yang Gapai Final Liga Champions; Ini Kilas Balik Capaian Pochettino

Mauricio Pochettino memandu Tottenham Hotspur menuju final Liga Champions untuk bersua Liverpool.

Perjalanan Panjang Anak Petani yang Gapai Final Liga Champions; Ini Kilas Balik Capaian Pochettino
ADRIAN DENNIS/AFP
Mauricio Pochettino berhasil membawa Tottenham Hotspur ke final Liga Champions. Dia menyimpulkan perjalanan panjang dalam kariernya dari anak berbakat menjadi pelatih top. 

Anak dengan kaki yang menarik itu ialah Mauricio Pochettino ketika usia 14 tahun.

Momen di atas ialah pertemuan pertama Pochettino dengan Griffa selaku pencari bakat akademi klub Newell's Old Boys dan Marcelo Bielsa, pelatihnya.

Bukan tanpa alasan dua orang berpengaruh di sepak bola akar rumput Argentina itu penasaran mengamati Pochettino.

Kabar angin menyebut ada anak sangat berbakat yang tinggal di kawasan pertanian Murphy, Provinsi Santa Fe.

Singkat cerita, dari hasil blusukan ke tempat tidur, Pochettino pun direkrut Newell's dan menjadi anak buah Bielsa di klub itu, Espanyol, serta Argentina.

Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino (tengah), bersama timnya merayakan kelolosan ke final Liga Champions setelah menekuk Ajax Amsterdam di Johan Cruyff Arena, 8 Mei 2019.
TWITTER.COM/BBCMOTD
Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino (tengah), bersama timnya merayakan kelolosan ke final Liga Champions setelah menekuk Ajax Amsterdam di Johan Cruyff Arena, 8 Mei 2019.
 
Setelah gantung sepatu, karier kepelatihan Pochettino dimulai di Espanyol (2009-2012), Southampton (2013-2014), dan Tottenham sejak 2014.

Dia belum pernah membawa tim asuhannya meraih trofi, tetapi menghadirkan pengaruh besar terhadap perkembangan klub dan karier pemain binaannya.

Awal cerita sebagai anak petani membentuk karakter Pochettino sebagai pria tangguh, sederhana, pekerja keras, tetapi berdaya inteligensi tinggi dalam merancang sesuatu yang terstruktur.

Deretan skill itu ibarat resep lahiriah di kantong Pochettino yang dia bawa berkelana sebagai pesepak bola hingga kini sebagai pelatih.
 
Mauricio Pochettino (kiri) dan Harry Kane (kanan)
Mauricio Pochettino (kiri) dan Harry Kane (kanan) (Skysport)

Pria berusia 47 tahun itu adalah seorang family-man. Lelaki ramah, mudah bergaul, tetapi tegas terhadap prinsip.

Karakter kekeluargaan Pochettino sampai mengingatkan publik Spurs akan Bill Nicholson, pelatih tersukses di Tottenham pada dekade 1960 dan 1970-an.

Cliff Jones, winger legendaris andalan Spurs di era kejayaan itu menautkan persamaan filosofi kekeluargaan ala Poche dengan Nicholson.

 "Spurs kini sangat kompak dan menyenangkan. Ada komitmen kepada suporter dan klub, sama seperti yang Bill tanamkan di klub ini dahulu," ujarnya.
Perjalanan Klub Inggris di Liga Champions

Tottenham Hotspur bikin sejarah dengan lolos ke final Liga Champions untuk kali pertama sepanjang sejarah klub.

Kepastian Tottenham Hotspur menjejaki final Liga Champions2018-2019 diperoleh lewat kemenangan di markas Ajax Amsterdam, Rabu (8/5/2019) atau Kamis dini hari WIB.

Tottenham menang 3-2 atas Ajax berkat hat-trick dramatis Lucas Moura guna menyegel keunggulan produktivitas tandang atas wakil Belanda.

Dalam keadaan agregat imbang 3-3, Spurs lolos karena hanya kalah 0-1 pada leg pertama di London.

Jadilah klub asal London Utara ini melaju ke final Liga Champions 2018-2019 untuk bersua wakil senegara, Liverpool FC.

Halaman
1234
Editor: Kholish Chered
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved