Waduh, Harga Tomat Melejit Rp 20.000/Kg di Sangatta

Harga tomat di Pasar Induk Sangatta melejit dari awalnya Rp 12 ribu/kg kini menjadi Rp 20 ribu/kg

Waduh, Harga Tomat Melejit Rp 20.000/Kg di Sangatta
TribunKaltim.CO/Margaret Sarita
Komoditi tomat di Pasar Induk Sangatta (PIS) 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Setelah bawang putih yang membuat panik sebagian warga terutama warung makan, kini tomat pun ikut-ikutan membuat pembeli membelalakkan mata.

Pasalnya, komoditi yang biasanya dibandrol seharga Rp 8.000 hingga 12.000 per Kg, kini dibandrol Rp 20.000 per Kg di Pasar Induk Sangatta (PIS).

Pantauan TribunKaltim.co, Jumat (10/5), harga tomat yang melambung banyak diprotes pembeli. “Kok mahal sekali. Mau nyambel kalau nggak pakai tomat ya rasanya kurang enak. Anak-anak sukanya sambal tomat. Biar sambal kecap ya pakai tomat juga,” ungkap Sri, saat berbelanja di lapak sayur PIS.

Siti si pedagang sayur mengatakan naiknya harga tomat terjadi sepekan belakangan ini. Pasalnya pasokan dari lokal Kutim tidak ada.

Sehingga tomat yang ada di pasaran saat ini merupakan pasokan dari Surabaya atau Sulawesi dan  harganya mahal.

“Sebelumnya sempat Rp 30.000 se Kg. Ini sudah turun. Karena ada pasokan datang dari Surabaya. Tapi belum normal. Kan kalau normal sekitar Rp 8.000 sampai Rp 12.000 saja se Kg,” ujar Siti.

Mahalnya harga tomat, menurut Siti, karena pasokan yang ada semua dari luar daerah. Biasanya ada saja dari petani lokal, Sangatta atau dari Samarinda. Tapi kabarnya, para petani lokal, gagal panen sehingga  tidak bisa memasok tomat.(*)

Harga Bawang Putih Mulai Turun 

Meski harga bawang putih di tingkat agen dan pedagang sudah mulai turun, namun belum ada persamaan harga di antara pedagang.

Baik mereka yang berjualan di Pasar Induk Sangatta, Pasar Teluk Lingga maupun Pasar Sangatta Seberang.

Halaman
123
Penulis: Margaret Sarita
Editor: samir paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved