8 Fakta Pemutusan Kontrak BPJS Kesehatan, Layanan Rawat Inap di RSKD Balikpapan Tak Lagi Ditanggung

Berikut TribunKaltim.co akan mengulas mengenai 5 fakta seputar BPJS Kesehatan yang memutus kontrak dengan RSKD Balikpapan.

8 Fakta Pemutusan Kontrak BPJS Kesehatan, Layanan Rawat Inap di RSKD Balikpapan Tak Lagi Ditanggung
TRIBUN KALTIM/AYUK FITRI
RSUD Kanujoso Djatiwibowo, Jalan MT Haryono, Balikpapan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kabar mengenai BPJS Kesehatan yang telah memutus kontrak dengan beberapa rumah sakit di Indonesia termasuk Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo (RSKD Balikpapan) menjadi topik perbincangan hangat.

Berikut TribunKaltim.co akan mengulas mengenai 5 fakta seputar BPJS Kesehatan yang memutus kontrak dengan RSKD Balikpapan.

1. Mulai putus kontrak

BPJS Kesehatan mulai pemutusan kontrak sementara berlaku per tanggal 11 Mei 2019, hari ini.

Dari informasi yang berhasil di himpun TribunKaltim.co, pemutusan kontrak kerjasama RSKD dan BPJS Kesehatan sampai waktu yang tidak ditentukan.

2. Alasan pemutusan kontrak

Pemutusan hubungan kontrak berdasar surat Kementerian Kesehatan, dengan alasan, RSKD hingga saat ini belum terakreditasi.

Endang Diarty Kepala Cabang BPJS Kesehatan Balikpapan membenarkan adanya pemutusan kerjasama dengan Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Kota Balikpapan, Jumat (10/5/2019).

Dari penjelasan Endang, BPJS Kesehatan telah mengajukan addendum terkait masalah ini.

"Addendum merupakan ruang lingkup pelayanan sampai pelaksanaan survei akreditasi RSKD Balikpapan ini selesai," kata Edang.

Halaman
1234
Penulis: tribunkaltim
Editor: Ayuk Fitri
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved