Perjalanan Panjang Pengejaran Pengancam Jokowi yang Akhirnya Tertangkap di Bogor, Sempat Salah Orang

HS atau Hermawan Susanto yang mengancam akan memenggal kepala Presiden Jokowi ditangkap polisi dan langsung di bawa ke Polda Metro Jaya

Perjalanan Panjang Pengejaran Pengancam Jokowi yang Akhirnya Tertangkap di Bogor, Sempat Salah Orang
Tribunnews.com/Amriyono Prakoso/Twitter @yusuf_dumdum/Instagram @jokowi
Pemuda yang mengaku asal Poso ancam penggal kepala Jokowi. Inzet: Kabid Humas Polda Metro Jaya, Argo Yuwono 

TRIBUNKALTIM.CO - HS atau Hermawan Susanto yang mengancam akan memenggal kepala Presiden Jokowi akhirnya ditangkap polisi dan langsung di bawa ke Polda Metro Jaya, Minggu (12/5/2019).

Selanjutnya dia akan dikenai pasal makar karena dianggap mengancam keamanan negara.

HS mengeluarkan ancamannya itu ketika mengikuti aksi demo kecurangan Pemilu 2019 di depan Gedung Bawaslu, Jumat (10/5/2019) siang.

"Ditangkap di Perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor pada hari Minggu tanggal 12 Mei 2019, pukul 08.00 WIB," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono ketika dikonfirmasi, Minggu (12/5/2019) siang, dikutip dari Kompas.com.

Hingga kini, HS masih diperiksa dan dibawa ke Polda Metro Jaya.

Siapa sosok HS itu kini masih diselidiki polisi.

Di sisi lain, pihak kepolisian pun bergerak di kawasan Kota Cimahi, Jawa Barat untuk menguak identitas pelaku.

Nama Cep Yanto, pria asal Cihami Selatan dicurigai polisi sebagai pria ancam penggal Jokowi.

Cep Yanto merupakan warga, di Kampung Cibodas Cempaka, Kelurahan Utama, Kecatanan Cimahi Selatan.

Di sana tinggal perempuan yang merupakan istrinya, Dini Aprilia.

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved