Berita Video

VIDEO - Setelah 3 Hari, BPBD Paser Hentikan Upaya Pencarian, Ardun Diperkirakan Diterkam Buaya

Sampai sekarang BPBD Paser belum juga berhasil menemukan Ardun (40), warga RT 1 Desa Tabru yang dilaporkan hilang di Sungai Tabru

VIDEO - Setelah 3 Hari, BPBD Paser Hentikan Upaya Pencarian, Ardun Diperkirakan Diterkam Buaya
Tribunkaltim.co/HO BPBD Paser
Personil BPBD, Polres Paser, Kodim 0904/Tng dan warga melakukan pencarian Ardun yang hilang di Sungai Tabru, Sabtu (11/5/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Sampai sekarang Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Paser belum juga berhasil menemukan Ardun (40), warga RT 1 Desa Tabru Kecamatan Batu Engau yang dilaporkan hilang di Sungai Tabru sejak Kamis (9/5/2019).

Karena upaya pencarian sudah tiga hari, BPBD menurut Kepala Pelaksana BPBD Paser Edwar Effendy, Minggu (12/5/2019), dengan terpaksa menarik personel BPBD Paser.

“Sesuai prosedur kita hanya diberikan waktu 3 hari dalam melakukan pencarian orang hilang di sungai,” kata Edwar.

Dalam tiga hari, lanjut Edwar, tubuh orang yang semula tenggelam akan muncul ke permukaan air, sehingga di hari terakhir pencarian biasanya sudah bisa ditemukan jasadnya.

Namun sedikit pun tidak ditemukan jasad Ardun yang terlihat mengapung di permukaan sungai.

“Yang jadi masalah, hilangnya itu tidak ada yang tahu di mana?

Kalau tenggelam, nyaris mustahil karena Ardun masih muda dan biasa cari ikan.

Kalau diterkam buaya juga dugaan, tidak ada yang liat kejadian Ardun dimangsa buaya dan personel BPBD belum menemukan bekasnya sedikit pun,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Paser AKBP Roy Satya Putra melalui Kasat Reskrim Polres Paser AKP Rido Doly Kristian membenarkan laporan orang hilang tersebut.

“Saksi melaporkan bahwa hari Rabu (8/5/2019), sekitar pukul 13.00 WITA, Ardun pergi menjala (menangkap) ikan dan udang di Sungai Tabru tak jauh dari kebun perusahaan,” kata Rido.

Halaman
12
Penulis: tribunkaltim
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved