Darurat Narkoba

Napi Nyabu di Rumah Pribadi Kalapas, Anggota DPR RI Minta Kepala Lapas Klas IIA Samarinda Dicopot

Anggota Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni meminta Direktorat Jenderal Pemasyarakatan mencopot M Ikhsan dari posisi Kepala Lapas Klas IIA Samarinda

Napi Nyabu di Rumah Pribadi Kalapas, Anggota DPR RI Minta Kepala Lapas Klas IIA Samarinda Dicopot
Wahyu Aji/Tribunnews.com
Ahmad Sahroni 

TRIBUNKALTIM.CO - Kasus adanya dua narapidana menghisap narkotika jenis sabu, di rumah pribadi Kepala Lapas Klas IIA  Samarinda, berbuntut panjang.

Kasus ini pun sampai ke telinga Komisi III, DPR RI.

Bahkan, Anggota Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni meminta Direktorat Jenderal Pemasyarakatan memberi sanksi tegas kepada Kepala Lapas Klas IIA Samarinda.

Sanksi tegas yang dimaksud berupa pencopotan jabatan Kepala Lapas Klas II A Samarinda, M. Ikhsan.

Menurut Ahmad Sahroni, pencopotan dilatarbelakangi penggunaan kekuasaan untuk kepentingan pribadi hingga keteledoran.

Akibatnya menyebabkan dua tahanan pendamping (tamping) mengkonsumsi sabu-sabu di rumah pribadi Kepala Lapas Klas IIA Samarinda.

Ahmad Sahroni menegaskan, sebagai pimpinan di Lapas, M Ikhsan seharusnya tak menggunakan wewenangnya untuk kepentingan pribadi.

Sebelum penangkapan, kedua tersangka yang merupakan tahanan Lapas Klas IIA Samarinda diketahui membantu perbaikan pintu rumah pribadi Kalapas.

Sementara pengkaryaaan tahanan tidak dibenarkan dilakukan untuk kepentingan pribadi di luar lokasi Lapas ataupun rutan.

Sesuai Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No 7/2013, Lapas diperkenankan mengangkat narapidana yang membantu petugas pemasyarakatan dalam melaksanakan kegiatan pembinaan di Lapas sebagai pemuka.

Hendri Wahyudi (dua dari kanan) dan rekannya Husni, narapidana di Lapas Kelas IIA Samarinda, usai diminta keterangan di Polresta Samarinda, Jumat (10/5/2019), karena diduga hendak mengkonsumsi sabu-sabu di rumah pribadi Kepala Lapas Kelas IIA Samarinda
Hendri Wahyudi (dua dari kanan) dan rekannya Husni, narapidana di Lapas Kelas IIA Samarinda, usai diminta keterangan di Polresta Samarinda, Jumat (10/5/2019), karena diduga hendak mengkonsumsi sabu-sabu di rumah pribadi Kepala Lapas Kelas IIA Samarinda (tribunkaltim.co/Nalendro Priambodo)
Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved