Pabrik CPO Long Pinang Beroperasi Kembali, Paser Masih Perlu Menambah 6 Pabrik CPO Lagi

Pabrik pengolah minyak kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO) Long Pinang telah beroperasi kembali.

Pabrik CPO Long Pinang Beroperasi Kembali, Paser Masih Perlu Menambah 6 Pabrik CPO Lagi
TRIBUNKALTIM.CO/ SARASANI
H Karoding, Kepala Distan Paser 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Pabrik pengolah minyak kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO) Long Pinang telah beroperasi kembali.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Paser H Karoding pun mengaku sedikit lega karena pabrik milik PTPN XIII itu bisa kembali membeli buah sawit petani.

“Pabrik Long Pinang sekarang sudah beroperasi kembali.

Beroperasinya pabrik itu sangat membantu menampung (membeli) buah sawit petani, meski sebenarnya kita mengharapkan lebih banyak pabrik yang berdiri, tapi kabar ini setidaknya cukup melegakan kita,” kata Karoding, Senin (13/5/2019).

Ada 15 pabrik CPO di Kabupaten Paser. Setelah Pabrik CPO Long Pinang beroperasi, lanjut Karoding, berarti ada 14 pabrik yang aktif.

Dengan luasan kebun sawit swadaya masyarakat yang terus bertambah, Paser idealnya memiliki 20 pabrik CPO, sehingga Paser perlu menambah 6 pabrik CPO.

“Ini penting, sebab lima tahun ke depan 2.000 hektare kebun sawit yang diremajakan sekarang akan berbuah.

Jika tidak diantisipasi dengan menambah pabrik CPO, maka pabrik-pabrik yang ada tidak sanggup menampung semua buah petani karena pabriknya sudah over kapasitas,” ucapnya.

Sedangkan kemitraan petani swadaya dengan pabrik CPO tetap dilakukan, disatukan dalam semangat dan komitmen memajukan sektor perkebunan Kabupaten Paser.

“Terciptanya hubungan baik petani dengan pabrik akan sangat mendukung minat investor membangun pabrik CPO baru. Ini yang kita harapkan,” tambahnya. (*)

Halaman
12
Penulis: Sarassani
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved