Breaking News:

Ratusan Pelajar Kumpul di Tennis Indoor Beje-Beje, Mereka Gelar Aksi Corat-Coret Rayakan Kelulusan

Ratusan pelajar kelas XII melakukan aksi coret-coret seragam sekolah setelah pengumuman kelulusan di Tennis Indoor Beje-beje

TRIBUN KALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO
Para siswa kelas XII dari beberapa sekolah di kota Balikpapan berfoto setelah mendapatkan pengumuman kelulusan. Mereka pun mencoret seragam mereka sebagai tanda lulusnya dari bangku SMA. 

TRIBUN KALTIM.CO, BALIKPAPAN - Hari Senin, (13/5/2019) merupakan hari yang ditunggu pelajar  kelas XII di Kota Balikpapan.

Pelajar  dari berbagai  sekolah tingkat SMA dan SMK ini merayakan kelulusan dengan mencoret seragam. Kebiasaan yang sudah dilakukan selama bertahun-tahun ini dilakukan kembali  para pelajar kelas XII tahun ini.

Setelah mendapatkan pengumuman kelulusan mereka melanjutkan dengan konvoi. Selain konvoi mereka mencari lokasi aman untuk corat-coret seragam.

Sebab aparat kepolisian akan menindak mereka. Bila tahun lalu titik Ruko Fantasy Junction depan Pasar Segar dijadikan tempat untuk aksi corat coret, namun  tahun ini komplek Tennis Indoor Beje-Beje Jalan. M.T.Haryono Dalam ini dijadikan sebagai lokasi corat coret.

Pukul setengah lima sore, ratusan siswa berkumpul di area tersebut. Dengan seragam yang sudah dicoret dan  digambar .  Beberapa gambar unik terlihat di  seragam mereka. Mulai  karakter kartun monster inc. yaitu Sullivan, Spiderman, dan logo sepakbola seperti Arema maupun Persebaya.

Andini , salah satu siswi dari SMAN 2 Balikpapan mengatakan tempat tersebut sudah direncanakan tadi siang. Soalnya area Balikpapan Baru dijaga  pihak kepolisian. "Dapat info dari grup WA sehingga kami  pindah  ke Beje-Beje," ujarnya.

Dalam satu angkatan tiap sekolah memiliki grup WA. Tujuannya untuk menginformasi lokasi mana yang aman untuk aksi coret baju. "Kita dapat info dari grup WA  sekolah angkatan kita," kata Andini.

Belajar dari pengalaman kakak kelas ia menyiapkan SIM dan STNK. Tujuannya jika terkena razia atau ditangkap polisi  motor yang dikendarai tidak disita ataupun ditilang.

"Kalau keluar jangan lupa bawa SIM sama STNK. Katanya kalau enggak bawa nanti ditilang," tuturnya. Hingga berita ini diturunkan pukul 18.00 para siswa masih berada di lokasi tersebut. (*)

BACA JUGA

Halaman
12
Penulis: Jino Prayudi Kartono
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved