Ramadhan 2019
Makan Kurma saat Buka Puasa, Rasakan 5 Khasiat Ini
Buah kurma memang identik dengan bulan Ramadhan. Buah ini biasanya menjadi menu awal saat buka puasa.
Penulis: Januar Alamijaya | Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
TRIBUNKALTIM.CO - Memasuki bulan Ramadhan, kurma menjadi buah yang ramai diperjualbelikan.
Tak hanya di toko modern, buah dengan rasa manis ini juga banyak dijumpai di pingir jalan.
Buah kurma memang identik dengan bulan Ramadhan.
Buah ini biasanya menjadi menu awal saat buka puasa.
Selain karena disunnahkan, memakan buah kurma saat buka puasa tetnyata punya banyak manfaat.
Melansir dari Tribun Travel.com berikut kami berikan manfaat mengkonsumsi kurma saat buka puasa.
1. Menghilangkan Lapar
Buah kurma cukup efektif untuk menghilangkan rasa lapar karena puasa, dengan mengkonsumsi 1 hingga 3 buah kurma saja sudah bisa mengenyangkan.
Dengan mengkonsumsi buah kurma ketika berbuka puasa, bisa mencegah kamu untuk berbuka puasa dengan porsi yang berlebihan sehingga perutmu tidak menjadi begah.
Selain itu, mengkonsumsi buah kurma menjadi sajian baik buat kamu yang sedang menjalankan program diet sekaligus berpuasa.
2. Mudah Dicerna
Saat berbuka puasa, kamu harus makan makanan yang mudah dicerna terlebih dahulu, salah satunya buah kurna.
Hal ini karena kurma juga mengandung banyak nutrisi yang bisa menghasilkan energi, energi yang masuk ke dalam tubuh tersebut akan menggantikan energi tubuh yang terpakai setelah seharian nggak makan.
3. Memiliki Serat yang Tinggi
Selain mudah dicerna, buah kurma juga diketahui mengandung serat yang tinggi sehingga sangat baik untuk saluran pencernaan dan mengindarkan kamu dari sembelit.
4. Mempersiapkan Pencernaan
Buah kurma direkomendasikan dikonsumsi saat berbuka salah satunya bertujuan untuk mempersiapkan pencernaan setelah sepanjang hari kosong.
Bila kamu langsung makan makanan berat seperti nasi atau makanan berat lainnya, saluran pencernaanmu akan kaget dan mengakibatkan rasa perih atau sakit perut.
Untuk menghindari hal tersebut, maka sebaiknya kamu mengkonsumsi buah kurma saat berbuka puasa.
5. Sumber Energi Sehat
Selain mengandung serat yang tinggi, kurma juga mengandung glukosa yang menjadi sumber energi yang baik untuk tubuhmu setelah berpuasa.
Namun untuk penderita diabetes, sebaiknya membatasi jumlah asupan kurma yang masuk, karena glukosa yang terlalu banyak berbahaya bagi penderita diabetes.
Menyantap Kurma Ala Nabi
Melansir dari Tribinstyle.com kurma menjadi menu favorit ketika bulan suci Ramadan tiba.
Buah satu ini biasanya dijadikan sebagai menu buka puasa.
Bahkan Nabi Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wa sallam membatalkan puasanya dengan kurma.
Hal tersebut diketahui melalui sunnah Rasul berikut ini.
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُفْطِرُ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ عَلَى رُطَبَاتٍ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ فَتُمَيْرَاتٌ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تُمَيْرَاتٌ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ
“Dari Anas bin Malik, ia berkata : Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka puasa sebelum shalat dengan ruthab (kurma basah), jika tidak ada ruthab, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering), dan jika tidak ada tamr, beliau meminum seteguk air.”
(HR Abu Dawud (no. 2356), Ad-Daruquthni (no. 240) dan Al-Hakim (I/432 no. 1576). Dihasankan oleh Imam Al-Albani dalam Irwa-ul Ghalil fi Takhrij Ahaadits Manaaris Sabiil IV/45 no. 922)
Hadits diatas mengandung beberapa pelajaran berharga, antara lain :
• Dianjurkannya untuk bersegera dalam berbuka puasa.
• Dianjurkannya untuk berbuka puasa dengan ruthab (kurma basah), apabila tidak ada maka boleh memakan tamr (kurma kering), jika tidak ada pula maka minumlah air.
• Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berbuka dengan beberapa buah kurma sebelum melaksanakan shalat. Hal ini merupakan cara pengaturan yang sangat teliti, karena puasa itu mengosongkan perut dari makanan sehingga liver (hati) tidak mendapatkan suplai makanan dari perut dan tidak dapat mengirimnya ke seluruh sel-sel tubuh. Padahal rasa manis merupakan sesuatu yang sangat cepat meresap dan paling disukai liver (hati) apalagi kalau dalam keadaan basah. Setelah itu, liver (hati) pun memproses dan melumatnya serta mengirim zat yang dihasilkannya ke seluruh anggota tubuh dan otak.
• Air adalah pembersih bagi usus manusia dan itulah yang berlaku alamiyah hingga saat ini.
Imam Ibnul Qayim rahimahullaah memberikan penjelasan tentang hadits di atas, beliau berkata :
“Cara Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang berbuka puasa dengan kurma atau air, mengandung hikmah yang sangat mendalam sekali. Karena saat berpuasa lambung kosong dari makanan apapun. Sehingga tidak ada sesuatu yang amat sesuai dengan liver (hati) yang dapat di disuplai langsung ke seluruh organ tubuh serta langsung menjadi energi, selain kurma dan air. Karbohidrat yang ada dalam kurma lebih mudah sampai ke liver (hati) dan lebih cocok dengan kondisi organ tersebut. Terutama sekali kurma masak yang masih segar. Liver (hati) akan lebih mudah menerimanya sehingga amat berguna bagi organ ini sekaligus juga dapat langsung diproses menjadi energi. Kalau tidak ada kurma basah, kurma kering pun baik, karena mempunyai kandungan unsur gula yang tinggi pula. Bila tidak ada juga, cukup beberapa teguk air untuk mendinginkan panasnya lambung akibat puasa sehingga dapat siap menerima makanan sesudah itu”
Dokter Ahmad Abdurrauf Hasyim dalam kitabnya Ramadhan wath Thibb berkata :
“Dalam hadits tersebut terkandung hikmah yang agung secara kesehatan, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memilih mendahulukan kurma dan air dari pada yang lainnya sedangkan kemungkinan untuk mengambil jenis makanan yang lain sangat besar, namun karena ada bimbingan wahyu Ilahi maka Rasulullah Shalalllahu ‘alaihi wa sallam memilih jenis makanan kurma atau pun air sebagai yang terbaik bagi orang yang berpuasa. Maka, yang sangat diperlukan bagi orang yang ingin berbuka puasa adalah jenis-jenis makanan yang mengandung gula, zat cair yang mudah dicerna oleh tubuh dan langsung cepat diserap oleh darah, lambung dan usus serta air sebagai obat untuk menghilangkan dahaga.
Zat-zat yang mengandung gula yaitu glukosa dan fruktosa memerlukan 5-10 menit dapat terserap dalam usus manusia ketika dalam keadaan kosong. Dan keadaan tersebut terjadi pada orang yang sedang berpuasa. Jenis makanan yang kaya dengan kategori tersebut yang paling baik adalah kurma khususnya ruthab (kurma basah) karena kaya akan unsur gula, yaitu glukosa dan fruktosa yang mudah dicerna dan diserap oleh tubuh”
Maka, urutan makanan yang terbaik bagi orang yang berbuka puasa adalah ruthab (kurma basah), tamr (kurma kering) kemudian air, kalau itu pun tidak ada, maka boleh menggunakan sirup atau air juice buah yang mengandung unsur gula yang cukup, seperti air yang dicampur sedikit madu, jeruk, lemon, dan sebagainya.
Ustadz DR Anwar Mufti rahimahullaah berkata :
“Sesungguhnya usus menyerap air yang mengandung gula membutuhkan waktu kurang lebih selama 5 menit, hal ini dapat cepat memperkuat tubuh yang sedang lemah. Sedangkan orang yang berbuka puasa dengan langsung makan dan minum yang kurang mengandung unsur gula, maka apa yang telah disantapnya baru diserap oleh lambungnya selama 3-4 jam. Hal ini tidak terjadi bagi orang yang berbuka puasa dengan mengkonsumsi kurma yang banyak mengandung unsur gula karena proses penyerapannya dapat berlangsung relative lebih cepat.
Kurma lebih unggul dari makanan lain yang mengandung gula. Hal ini juga didukung bukti, yaitu segelas air yang mengandung glukosa akan diserap tubuh dalam waktu 20-30 menit, tetapi gula yang terkandung dalam kurma baru habis terserap dalam tempo 45-60 menit. Maka, orang yang makan cukup banyak kurma pada waktu sahur akan menjadi segar dan tahan lapar, sebab bahan ini juga kaya dengan serat.
Untuk cara menyantapnya, Nabi Muhammad juga memiliki setidaknya tiga cara berikut ini.
1. Memakan Kurma dengan Mentimun
“Aku melihat Rasulullah makan buah mentimun dengan ruthab (kurma basah).” (HR. Bukhori dan Muslim)
2. Memakan Kurma Dengan Keju
“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengunjungi kami, maka kami hidangkan kepada beliau, keju dan kurma kering, sedangkan beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat menyukai keju dan tamr (kurma kering).“ (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah)
3. Memakan Kurma dengan Semangka
“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa makan semangka dengan kurma basah” (HR. Al-Khumaidhi dan Abu Daud)
Kurma memang sangat cocok dijadikan sebagai menu buka puasa.
Banyak kandungan yang tentunya bermanfaat bagi kesehatan termasuk mineral, vitamin, dan fitonutrien .
Tak hanya itu, di dalam kurma juga terdapat zat besi, tembaga, kalium, magnesium, mangan, banyak vitamin B termasuk vitamin B6 (piridoksin), niacin, asam pantotenat, dan riboflavin.
Kandungan kurma lainnya yaitu vitamin A, K, karoten, lutein, zeaxanthin dan serat.
Banyak penelitian mengenai kurma telah dilakukan.
Satu diantaranya seperti yang telah dipublikasikan dalam International Journal of Food, Sciences and Nutrition.
Hasil studi tersebut menunjukkan bahwa kurma dapat dianggap sebagai makanan yang nyaris sempurna.
Kurma menyediakan berbagai macam nutrisi penting dan manfaat kesehatan potensial.
Studi ini menyimpulkan bahwa kurma mengandung setidaknya 15 mineral, termasuk selenium.
Selenium adalah sebuah unsur yang banyak diyakini oleh peneliti saat ini menjadi agen anti kanker yang kuat dan penguat kekebalan tubuh yang hebat.
Penelitian ini juga menunjukkan kurma mengandung 23 jenis asam amino dan beberapa asam lemak tak jenuh yang cukup bagus seperti palmitoleat, oleat, linoleat, dan asam linolenat.
BACA JUGA:
Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa (14/5/2019) Aries Ada Romansa Hari Ini, Gemini Perlu Coba Hal Baru
Setelah Singapura Temukan Monkey Pox, Batam Waspada, Berikut Perbedaan Cacar Monyet dan Cacar Air
Lewati Musim Perdana di Indonesia, Bojan Malisic Mengaku Ingin Pensiun di Persib Bandung
UPDATE Hasil Real Count KPU Pilpres 2019 Jokowi vs Prabowo; Selasa 14 Mei, Data Masuk 80,61%
Istri Atur Siasat Bareng PIL untuk Habisi Suami, Ini Masalah yang Memicunya
Like dan Follow Fanspage Facebook
Follow Twitter
Follow Instagram
Subscribe official YouTube Channel
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ilustrasi-kurma-98889.jpg)