Berita Pemkab Kutai Barat

Menular, Dinas Pertanian Minta Warga Musnahkan Dulu Semua Pisang Jika Terserang Penyakit Layu

Masyarakat Kecamatan Penyinggahan, Kutai Barat kini mengeluh tanaman pisang mereka layu yang disebabkan serangan jamur

Menular, Dinas Pertanian Minta Warga Musnahkan Dulu Semua Pisang Jika Terserang Penyakit Layu
HUMASKAB KUBAR
Nanang Ardiani, Plt Kepala Dinas Pertanian Kutai Barat 

SENDAWAR - Wabah penyakit kuning/layu pada daun menyerang tanaman pisang di Kecamatan Penyinggahan. Hal ini mengakibatkan masyarakat tidak bisa lagi memproduksi buah pisang.

Kejadian tersebut juga mengakibatkan penurunan penghasilan warga masyarakat secara signifikan. Selama ini penghasilan warga juga ditopang dari hasil perkebunan pisang, ikan dan gula aren.

Hal tersebut diuangkapkan warga dalam dialog bersama Wakil Bupati H Edyanto Arkan dalam acara Safari Ramadhan 1440 H di Kampung Minta, berapa waktu lalu.

Lebih lanjut Plt Kepala Dinas Pertanian Kubar H Nanang Ardiani S PKP MSi menuturkan terkait keluhan masyarakat penyakit layu pada tanaman pisang yang disebabkan serangan jamur.

Daun menguning dan pelan-pelan menjadi layu dan mati. Selain itu, ciri lain perubahan warna pada bonggol pisang, dan selanjutnya tanaman akan mati karena akar dan bonggol membusuk.

Nanang Ardiani menjelaskan untuk pengendalian penyakit layu pada pisang dapat dilakukan dengan menanam pisang varietas yang tahan terhadap layu, pengunanaan bibit yang sehat, pemupukan berimbangan.

Melakukan pembongkaran dan membakar untuk memusnahkan pisang yang sudah terkena jamur.

"Intinya jika ada pisang yang terserang penyakit tersebut, maka semua tanaman harus dimusnahkan untuk memutus mata rantai penyakit yang ada, dan lahan harus diistirahatkan beberapa lama.

Setelah itu baru ditanam kembali dengan menanam bibit pisang yang sumbernya tidak terkontaminasi penyakit tersebut. Kita perlu cari keluar daerah bibit pisang yang betul-betul sehat," kata Nanang.

Ia menambahkan gejala awal penyakit kuning pada pisang terlihat adanya perubahan warna pada daun muda. Pada daun terdapat garis coklat kekuningan ke arah tepi daun, lama kelamaan seluruh daun menguning,berwarna coklat dan akhirnya layu.

Begitu juga bonggol, tandan, dan buah pisang yang terserang penyakit mengeluarkan lender dan berbau.

Hasil koordinasi dengan Wakil Bupati untuk penanganan penyakit kuning pada pisang, Pemkab Kubar melalui Dinas Pertanian tahun 2020 akan mencoba melakukan demplot penanganan pisang sebagai percontohan yang betul-betul diharapkan bebas dari penyakit kuning/layu.

Ke depan kita ingin menghidupkan kembali Kampung Minta dan sekitarnya sebagai daerah penghasil pisang.

"Sangat disayangkan karena tidak lagi seperti dahulu, dan saat ini hanya sebuah nama saja Kecamatan Penyinggahan sebagai daerah penghasil pisang, bahkan memenuhi kebutuhan pisang di daerah tersebut dipasok dari luar daerah" tandasnya. (hms1)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved