Konvoi Kelulusan Berujung Nestapa, Siswi SMA di Manado Terpental dari Motor dan Tewas di Tempat

Namun, euforia konvoi perayaan kelululsan SMA di Manado berujung duka cita bagi keluarga Irene Soenarno.

Konvoi Kelulusan Berujung Nestapa, Siswi SMA di Manado Terpental dari Motor dan Tewas di Tempat
TRIBUNMANADO/FISTEL MUKUAN
Konvoi Kelulusan Berujung Nestapa, Siswi SMA di Manado Terpental dari Motor dan Tewas di Tempat 

TRIBUNKALTIM.CO - Pengumuman kelulusan sekolah adalah momen yang dinanti-nantikan. Setelah pengumuman, euforia merayakan kelulusan biasanya dilakukan beberapa siswa SMA dengan konvoi dan coret-coret baju.

Namun, euforia konvoi perayaan kelululsan SMA di Manado berujung duka cita bagi keluarga Irene Soenarno.

Siswi SMK Irene Soenarno terjatuh dari boncengan sepeda motor pacarnya, Rivaldi Saim, saat konvoi kelulusan SMA di Manado pada Senin 13 Mei 2019 tengah malam. 

Begitu terjatuh, kepalanya terlindar sepeda motor di belakangnya dan Irene Soenarno tewas seketika di lokasi kejadian.

Rivaldi Saim ikutan terpental jatuh meradang dan harus dilarikan ke rumah sakit. 

Pelaku yang menabrak dan melindas kepala Irene Soenarno pun melarikan dan kini dalam kejaran polisi. 

Inilah fakta-fakta kematian Irene Soenarno dalam tragedi konvoi kelulusan SMA di Manado:

 1. Kronologi

Kasat Lantas Polresta Manado AKP Risno Luas mengatakan Irene terjatuh dari sepeda motor Suzuki DB 6234 CE yang dikendarai korban Rivaldi Salim (18) warga Kelurahan Winangun Satu, Kecamatan Malalayang.

"Sementara perempuan Irene yang dibonceng terpental ke aspal," tambah Luas.

Jenazah Irene Soenarno
Jenazah Irene Soenarno (TRIBUNMANADO/FISTEL MUKUAN)

Tragisnya, saat korban Irene terjatuh ke aspal, satu sepeda motor lainnya yang berada di belakang mereka menabrak korban Irene.

Halaman
1234
Editor: Alfiah Noor Ramadhany
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved