Hujan Deras Sejak Siang, Jalan Utama hingga Rumah Sakit di Samarinda Tergenang Banjir

Hujan deras yang mengguyur kota Tepian sejak Kamis (16/5) siang tadi, membuat sejumlah ruas jalan tergenang.

Hujan Deras Sejak Siang, Jalan Utama hingga Rumah Sakit di Samarinda Tergenang Banjir - banjir-saat-hujan-di-smd.jpg
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER D
BANJIR - Genangan di sekitar simpang empat Mal Lembuswana, Kamis (16/5/2019).
Hujan Deras Sejak Siang, Jalan Utama hingga Rumah Sakit di Samarinda Tergenang Banjir - angkot-saat-banjir-di-smd.jpg
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER D
BANJIR - Genangan di sekitar simpang empat Mal Lembuswana, Kamis (16/5/2019).
Hujan Deras Sejak Siang, Jalan Utama hingga Rumah Sakit di Samarinda Tergenang Banjir - mobil-banjir-di-samarinda.jpg
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER D
BANJIR - Genangan di sekitar simpang empat Mal Lembuswana, Kamis (16/5/2019).
Hujan Deras Sejak Siang, Jalan Utama hingga Rumah Sakit di Samarinda Tergenang Banjir - jualan-bakso-saat-banjir-di-smd.jpg
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER D
BANJIR - Genangan di sekitar simpang empat Mal Lembuswana, Kamis (16/5/2019).
Hujan Deras Sejak Siang, Jalan Utama hingga Rumah Sakit di Samarinda Tergenang Banjir - tukang-bakso-banjir-di-samarinda.jpg
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER D
BANJIR - Genangan di sekitar simpang empat Mal Lembuswana, Kamis (16/5/2019).

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Hujan deras yang mengguyur kota Tepian sejak Kamis (16/5) siang tadi, membuat sejumlah ruas jalan tergenang.

Dari pantauan Tribunkaltim.co, banjir nyaris menggenangi ruas jalan utama di Samarinda, di antaranya Jalan P Antasari, Jalan Ir Juanda, Jalan Aw Syahranie, Jalan Gajah Mada, Jalan dr Soetomo, simpang Lembuswana, dan sekitar taman Samarendah.

Tidak hanya menggenangi jalur dalam kota, namun banjir membuat arus lalu lintas di Jalan DI Panjaitan lumpuh.

Jalan DI Panjaitan merupakan jalur utama menuju bandara APT Pranoto, serta akses penghubung lintas kota, ke Bontang dan Kutai Timur.

Akibat banjir yang terjadi, membuat arus lalu lintas di dalam maupun pinggiran kota menjadi terhambat.

Tidak sedikit pengendara yang terjebak di jalanan, bahkan harus rela berbuka puasa di jalanan.

"Ya, mau tidak mau Mas, memang biasanya di sini (Jalan DI Panjaitan) banjir.

Pasti macet, buka sama air putih saja dulu, karena agak susah kalau mau beli makanan, bisa makin macet," ucap Heri (32), sopir truk tujuan Kutai Timur, Kamis (16/5/2019).

BANJIR - Genangan di sekitar simpang empat Mal Lembuswana, Kamis (16/5/2019).
BANJIR - Genangan di sekitar simpang empat Mal Lembuswana, Kamis (16/5/2019). (TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER D)

Sama halnya dengan Heri, Rini (28) warga Sempaja terpaksa berbuka puasa dengan jajanan yang dibelinya di pinggir jalan.

Guna terhindar kendaraanya mogok, Rini memilih untuk menunggu di sekitar simpang empat Mal Lembuswana, sampai genangan agak surut.

Halaman
123
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved