Pemilu 2019

Inilah Menteri di Kabinet Kerja Jokowi yang Tak Berhasil Raih Kursi DPR RI dalam Pileg Pemilu 2019

Eko Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigasi, dari PKB dapil Bengkulu gagal melangkah ke Senayan belum sukses raih kursi DPR RI.

Inilah Menteri di Kabinet Kerja Jokowi yang Tak Berhasil Raih Kursi DPR RI dalam Pileg Pemilu 2019
Tribunnews.com/Imanuel Nicolas Manafe
Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla berfoto bersama dengan menteri di Kabinet Kerja, Rabu (27/7/2016). Di antara menteri di Kabinet Kerja ada yang tidak lolos raih kursi DPR RI. 

TRIBUNKALTIM.CO - Proses Pemilu 2019 untuk pemilihan legislatif sudah berlangsung, kali ini ada beberapa orang yang lolos dan tidak lolos.

Mereka yang maju dalam caleg pun tidak hanya di kalangan umum, selebriti, juga ada dari kalangan pejabat yang menduduki jabatan kursi menteri. 

Kali ini ada menteri di kabinet kerja, Presiden Jokowi yang maju dalam caleg Pemilu 2019, satu di antaranya ialah Eko Putra Sandjojo. 

Seperti apa peluang sosok ini di kancang caleg Pemilu 2019

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigasi, Eko Putra Sandjojo, gagal melangkah ke Senayan, DPR RI.

Eko yang merupakan caleg dari PKB dapil Bengkulu hanya memperoleh suara di bawah 100.000.

"Jadi, hanya empat caleg dari partai berbeda yang terpilih menjadi anggota DPR dari dapil Bengkulu hasil Pemilu 2019 lalu.

Perbandingan bendera Merah Putih (kiri) dan logo PKB (kanan).
Perbandingan bendera Merah Putih (kiri) dan logo PKB (kanan). (Kompas.com/Fitria Chusna Farisa)

Tiga orang di antaranya merupakan calon incumben dan satunya sebelum menjadi anggota DPD-RI dari dapil Bengkulu pada Pemilu 2014 lalu," ungkap Eko Sugianto, Kamis (16/5/2019).

Dari empat caleg DPR dapil Bengkulu, yang lolos ke Senayan merupakan calon petahana.

Yakni PDI Perjuangan atas nama Elva Hartati, PAN atas nama Dewi Coryati, Gerindra atas nama Susi Marleny Bachsin, dan Partai Golkar atas nama Muhammad Soleh.

Muhammad Soleh sebelumnya menjabat anggota DPD RI dapil Bengkulu.

Muhammad Soleh sempat menjadi Ketua DPD menggantikan Irman Gusman.

Hasil rekapitulasi KPU juga menunjukkan, suara PKB, partai yang mengusung Eko mengantongi 63.842 suara di Dapil Bengkulu.

Perolehan suara PKB kalah dengan suara yang didapat empat parpol peserta pemilu lainnya, yakni PDI-P, Partai Golkar, Partai Gerindra, dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Gedung DPR RI
Gedung DPR RI (Kompas.com/Priyambodo)

PDI Perjuangan mendapatkan suara terbanyak di Bengkulu, yakni 137.006 suara, kemudian disusul Partai Golkar 136.581 suara, Partai Gerindra 130.581 suara, dan PAN 121.990 suara.

Keempat partai yang mampu meloloskan kursi ke Senayan dari dapil Bengkulu yakni PDI Perjuangan, Golkar, Gerindra dan PAN.

Sebelumnya, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri juga gagal lolos ke Senayan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lagi, Menteri Jokowi dari Dapil Bengkulu Gagal ke Senayan", https://regional.kompas.com/read/2019/05/16/19354081/lagi-menteri-jokowi-dari-dapil-bengkulu-gagal-ke-senayan.

BACA JUGA:

Dicoret Persib Bandung, Begini Nasib Billy Keraf Serta Sabil

Terkuak Pengakuan Terduga Pelaku Pemutilasi Wanita di Malang, Gunting Taman Jadi Alat Mutilasi

Demi Keselamatan, Penjaga Tendang Pemotor yang Ngotot Terobos Perlintasan Kereta Api

Ramalan Zodiak Hari Ini Kamis (16/5/2019) Buat yang Single, Gemini Ada Orang Baru, Libra Sabar

#SaveDokterAni Bergema di Twitter, Buntut Ani Hasibuan Dipanggil Polisi Gegara Tuduhan Ini

Likes dan Follow Fanspage Facebook

Follow Twitter

Follow Instagram

Editor: Budi Susilo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved