Kondisi Tanah tak Baik, 40 Persen Sekolah di Kecamatan Sepaku Rawan Longsor

Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) mengatakan, 40 persen dari 29 bangunan sekolah di Kecamatan Sepaku rawan terkena longsor.

Kondisi Tanah tak Baik, 40 Persen Sekolah di Kecamatan Sepaku Rawan Longsor
TribunKaltim.CO/HO/Humas BPBD PPU
Kondisi longsor pada siring SDN 017 Sepaku, Desa Bukit Raya. Jika tidak segera mendapatkan penanganan dikhawatirkan akan membahayakan bagunan sekolah. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) mengatakan, 40 persen dari 29 bangunan sekolah di Kecamatan Sepaku rawan terkena longsor karena kontur tanah yang tidak baik.

Sekolah tersebut tersebar antara sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP).

"Karena dibangun di atas tanah dengan kontur yang kurang baik, jadi sekitar 40 persen SD negeri dan SMP negeri rawan terkena longsor.

Penanganan kondisi tersebut, baik jangka pendek dan menengah adalah dengan siring," kata Kepala Disdikpora, Marjani.

Menurutnya, untuk merelokasi sekolah-sekolah yang rawan, butuh biaya yang sangat besar.

Dikhawatirkan jika menambah ruang belajar (rumbel) yang posisinya masih di kontur tanah yang tidak baik tadi, ia menyatakan lebih baik dibangun  sekolah baru.

"Mungkin dulu saat dibangun, pertimbangan kontur tanah dan kemiringan tidak terlalu diperhatikan. Saat ini kami sedang melakukan mapping, sekolah mana yang memerlukan penanganan jangka pendek dan menengah dengan siring," lanjutnya.

Ia mengungkapkan,  ada 5 sekolah dari hasil pemetaan yang menurutnya akan mendapatkan penanganan jangka pendek dan menengah, yakni SDN 03, SDN 08, SDN 06, SDN 010, dan SDN 011  yang berada di Kecamatan Sepaku.

Sedangkan untuk SDN 017 yang berada di Desa Bukit Raya, Kecamatan Sepaku yang saat ini tengah dalam tahap penanganan dari pemerintah daerah, menurut Marjani butuh penanganan khusus.

Berbeda dengan sekolah lain, kondisi tanah di SDN 017 telah bergeser, sehingga aktifitas belajar mengajar di rumbel yang dekat dengan titik longsor, dipindahkan ke rumbel lain yang agak jauh.

Halaman
12
Penulis: Heriani AM
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved